Bank Indonesia Bakal Jaga Inflasi Sesuai Target

Rabu, 02 Desember 2020 - 01:41 WIB
loading...
Bank Indonesia Bakal...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2020 mengalami inflasi 0,28% (month-to-month/mtm), lebih tinggi dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat 0,07% (mtm).

Adapun, perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang tetap rendah di tengah kenaikan inflasi kelompok volatile food dan kelompok administered prices. Secara tahunan, inflasi IHK November 2020 tercatat 1,59% (year-on-year/yoy), sedikit meningkat dari inflasi bulan lalu sebesar 1,44% (yoy).

"Ke depan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi sesuai kisaran targetnya," ujar Direktur Komunikasi BI Onny Widjarnako di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

(Baca juga: Sri Mulyani: Inflasi 2020 1,15%, Terendah Selama 6 Tahun Terakhir )

Sebagai informasi, inflasi inti November 2020 tercatat 0,06% (mtm), relatif stabil dibandingkan dengan inflasi bulan Oktober 2020 sebesar 0,04% (mtm).

Inflasi inti yang tetap rendah dipengaruhi oleh kenaikan inflasi kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki, kesehatan, dan pendidikan, di tengah deflasi komoditas emas perhiasan sejalan dengan perlambatan harga emas dunia. Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 1,67% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi Oktober 2020 sebesar 1,74% (yoy).

Inflasi inti yang tetap rendah tidak terlepas dari pengaruh permintaan domestik yang belum kuat, konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target, harga komoditas dunia yang rendah, dan stabilitas nilai tukar yang terjaga.

(Baca juga: Kabar Buruk Covid, Rupiah Tetap Optimistis di Bawah Rp14.000 )

Kelompok volatile food tercatat inflasi 1,31% (mtm) pada November 2020, lebih tinggi dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,40% (mtm). Peningkatan tekanan inflasi kelompok volatile food terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras, komoditas hortikultura karena faktor musiman, dan minyak goreng akibat kenaikan harga crude palm oil (CPO) global.

Inflasi kelompok volatile food yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi komoditas beras dan daging sapi seiring pasokan yang terjaga. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat sebesar 2,41% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 1,32% (yoy).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved