Menakar Kekuatan Besar Zakat dalam Perang Melawan Covid-19
Rabu, 02 Desember 2020 - 16:48 WIB
loading...
Zakat memiliki potensi besar dalam pembangunan sosial dan ekonomi. Selain itu juga menawarkan instrumen keuangan sosial yang menargetkan kelompok miskin di tengah pandemi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat mengatakan, bahwa keuangan Islam memiliki potensi kuat dalam mempromosikan pembangunan sosial dan ekonomi. Selain itu, keuangan Islam salah satunya Zakat juga menawarkan instrumen keuangan sosial yang menargetkan kelompok miskin, membutuhkan, dan rentan di tengah pandemi Covid-19 .
"Zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi biaya fiskal pemerintah dalam menghadapi Covid-19, terutama untuk kebutuhan dasar masyarakat miskin, yang membutuhkan, dan yang terdampak," ujar Sutan dalam video virtual di Jakarta, Rabu (2/12/2020).
(Baca Juga: Sudah Jadi Tren Dunia, Bos BI: Produk Halal Bukan Masalah Agama )
Hal ini mengingat status Indonesia sebagai salah satu negara paling dermawan di dunia. Penghargaan ini terkait dengan amal berbasis agama (World Giving Index 2019).
"Indonesia juga adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, dengan 87% populasi Muslim," ungkap Sutan.
"Zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi biaya fiskal pemerintah dalam menghadapi Covid-19, terutama untuk kebutuhan dasar masyarakat miskin, yang membutuhkan, dan yang terdampak," ujar Sutan dalam video virtual di Jakarta, Rabu (2/12/2020).
(Baca Juga: Sudah Jadi Tren Dunia, Bos BI: Produk Halal Bukan Masalah Agama )
Hal ini mengingat status Indonesia sebagai salah satu negara paling dermawan di dunia. Penghargaan ini terkait dengan amal berbasis agama (World Giving Index 2019).
"Indonesia juga adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, dengan 87% populasi Muslim," ungkap Sutan.
Lihat Juga :