Genjot Realisasi Investasi, Insentif Pajak Perlu Didorong
Kamis, 03 Desember 2020 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya juga terus berupaya agar komitmen investasi dapat direalisasikan. Dalam empat tahun terakhir, Indonesia memiliki cadangan investasi yang mangkrak senilai Rp708 triliun. Dari jumlah tersebut, Bahlil mengatakan, BKPM telah memfasilitasi investasi mangkrak senilai Rp474,9 triliun.
“Sudah kita selesaikan 67%, di dalamnya termasuk investasi YTL Power Tanjung Jati, Hyundai, dan PLTS Terapung di Sungai Cirata. Saya yakin Indonesia akan menuju babak baru, memenangkan kompetisi investasi dan khususnya di Asia tenggara, dan global pada umumnya,” tandas Bahlil. (Lihat videonya: 5 Tips Aman Menerima Paket Disaat Pandemi Covid-19)
Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, selain kecepatan dalam merespons, insentif juga tak kalah penting untuk memuluskan jalan investasi masuk ke Indonesia.
“Kompetisi antarnegara dalam memperebutkan investasi makin ketat. Jika ada negara memberikan insentif pajak lebih besar, wajar jika investor lebih memilih berinvestasi di negara tersebut,” sebut Tauhid. (Rakhmat Baihaqi)
“Sudah kita selesaikan 67%, di dalamnya termasuk investasi YTL Power Tanjung Jati, Hyundai, dan PLTS Terapung di Sungai Cirata. Saya yakin Indonesia akan menuju babak baru, memenangkan kompetisi investasi dan khususnya di Asia tenggara, dan global pada umumnya,” tandas Bahlil. (Lihat videonya: 5 Tips Aman Menerima Paket Disaat Pandemi Covid-19)
Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, selain kecepatan dalam merespons, insentif juga tak kalah penting untuk memuluskan jalan investasi masuk ke Indonesia.
“Kompetisi antarnegara dalam memperebutkan investasi makin ketat. Jika ada negara memberikan insentif pajak lebih besar, wajar jika investor lebih memilih berinvestasi di negara tersebut,” sebut Tauhid. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Lihat Juga :