Trading Bitcoin Cs Tanpa Perantara, Symblox Tantang UniSwap

Kamis, 03 Desember 2020 - 23:32 WIB
loading...
Trading Bitcoin Cs Tanpa...
Anda mungkin terbiasa dengan trading (jual-beli) aset kripto, seperti Bitcoin di bursa biasa yang sentralistik. Tapi trading Bitcoin Cs tanpa perantara yang desentralistik, bagaimana rasanya?. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Anda mungkin terbiasa dengan trading (jual-beli) aset kripto , seperti Bitcoin di bursa biasa yang sentralistik. Tapi trading Bitcoin Cs tanpa perantara yang desentralistik, bagaimana rasanya? Itulah yang kini sedang dikebut oleh Symblox yang praktis menantang keunggulan Uniswap.

Trading aset kripto secara desentralistik artinya transaksi berlangsung pada aplikasi khusus di blockchain . Perdagangan seperti itu tak memerlukan sistem order book, sebagaimana yang terjadi di bursa aset kripto biasa.

Aset kripto di bursa biasa dinilai tidak begitu likuid karena sedikitnya pihak yang berperan sebagai market maker. Itulah alasan mengapa ketika aset kripto baru diperdagangkan di bursa, perdagangannya tidak dinamis dan begitu mudah ditinggalkan para trader.

(Baca Juga: Aset Kripto Terpopuler Kedua Setelah Bitcoin Catatkan Sejarah )

Nah, bursa aset kripto desentralistik menjawab itu dengan memanfaatkan smart contract (sistem bahasa pemrograman di blockchain) khusus agar perdagangan terjadi secara otomatis dan langsung.

Sistem book order pun digantikan dengan sistem liquidity pool, di mana nilai kurs atas pair aset kripto tertentu ditentukan dengan seberapa banyak aset kripto yang dibenamkan oleh pihak lain. Pihak ini mendapatkan imbalan aset kripto tertentu dan trader mendapatkan nilai tukar yang terbaik.

“Dalam konteks itu Symblox besutan Velas, perusahaan asal Swiss itu memastikan penggunaan smart contract yang lebih unggul daripada Uniswap, dengan nilai likuiditas yang lebih tinggi dan slippage yang lebih rendah,” ujar CH Egan, Marketing Executive Symblox dalam keterangannya.

Dengan demikian, besar kemungkinan proses pertukaran/swap antar aset kripto gagal, karena trader mendapatkan harga yang lebih pantas.

Symblox sebagai aplikasi DeFi (decentralized finance) memanfaatkan blockchain Velas. Blockchain ini bertenaga artificial intuition alias intuisi buatan, menyerupai intuisi psikologi manusia—berpangkal dari konsep “sinkronisitas” oleh psikilog ternama, yakni Carl Jung. Sistem ini memastikan galat (error) sistem diperbaiki secara otomatis tanpa mengkonfigurasi ulang sistem dengan banyak.

(Baca Juga: Investasi Bitcoin dan Aset Kripto, Mana Lebih Untung? )

Blockchain Velas juga dikenal jauh lebih cepat daripada blockchain Ethereum, berkat konsensus Delegated Proof-of-Stake (DPoS). Protokol konsensus ini memastikan hanya segelintir pihak tertentu yang memvalidasi transaksi di blockchain Velas, dengan tambahan voting oleh pihak lain terhadap validator itu. Validator menjaminkan aset kripto Velas (VLX) dengan jumlah tertentu.

Di sistem Symblox, aset kripto Velas (VLX) juga berperan dominan, karena bisa diperdagangkan langsung dengan aset kripto lainnya. “Symblox juga telah menerbitkan sistem tata kelola (Symblox Governance System) yang memungkinkan pemegang aset kripto SYX untuk menyarankan, memperdebatkan dan menerapkan perubahan pada Symblox, tanpa mengandalkan atau memerlukan persetujuan dari kami sama sekali,” kata Egan.

Sektor DeFi sendiri amatlah baru di ekosistem blockchain-aset kripto. Namun DeFi sangat diapresiasi, karena kini bernilai triliiunan rupiah, berdasarkan data terakhir dari DeFiPulse. “Hal itu dianggap wajar, karena DeFi menjanjikan kemudahan, berbiaya murah dan trader bisa mendapatkan keuntungan strategis. Di situlah blockchain Velas dan Symblox memainkan perannya,” sebut Egan.

TokenBridge

Keunggulan lain yang dicapai Symblox adalah pemanfaataan TokenBridge sebagai protokol lintas blockchain, antara blockchain Velas dan blockchain Ethereum. Egan menyebutkan, bahwa protokol itu memungkinkan memproses hingga 50.000 transaksi per detik, biaya juga sangat murah dengan user interface yang fast response. TokenBridge banyak digunakan oleh pihak lain, di antaranya Thundercore, Ethercore, Artis, Ocean Protocol, Energy Web Foundation, xDAi dan Binance.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Tokenisasi Aset Pintu...
Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Rekomendasi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Berita Terkini
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved