Cerita Hashim Soal Anaknya Terjun ke Politik: Gegara Nolongin Perempuan Usia 12 Tahun yang Jadi Korban Pelacuran

loading...
Cerita Hashim Soal Anaknya Terjun ke Politik: Gegara Nolongin Perempuan Usia 12 Tahun yang Jadi Korban Pelacuran
Foto/Yulianto/SINDOnews
JAKARTA - Pengusaha Hashim Djojohadikusumo bercerita soal awal mula anaknya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, terjun ke dunia politik. Menurut adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini, Saraswati masuk ke politik agar memiliki pengaruh.

Hashim menceritakan, pertama kali memberi saran agar Saraswati terjun ke politik dilakukan pada Hari Raya Paskah, Januari 2011 silam. Saat itu Hashim mendapatkan kabar, sang putrinya tengah berada di Surabaya, Jawa Timur, untuk membantu seorang anak perempuan.

( Baca juga:Kepada Edhy Prabowo, Hashim Djojohadikusumo: Saya Usulkan, Berikanlah Izin Sebanyak-banyaknya )

"Saya tanya, kamu di mana? Terus anak saya jawab lagi di pos polisi di Surabaya. Saya tanya lagi, ngapain? Dia jawab lagi diundang polisi karena ada perempuan 12 tahun baru diselamatkan dari tempat pelacuran," ujar dia dalam telekonfrensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).



Saat itu, Saraswati dipanggil untuk dimintai bantuan agar korban pelacuran itu bisa mendapat tempat perlindungan. Sarawasti hadir dalam kapasitasnya sebagai aktivis perempuan dan anak.

( Baca juga:Lagi Tren di Hollywood dan Korea, Masker Bedah Hitam Jadi Viral )

"Setelah itu saya sarankan Saraswati untuk terjun ke politik. Dengan terjun ke politik dia bisa mengubah nasib bangsa," ungkap dia.



Dia juga menjelaskan, apabila tidak ada kuasa politik ini tidak bisa berbuat banyak. "Jadi hanya gonggong-gonggong saja, tidak bisa gigit. Tidak bisa berbuat," jelasnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top