Transaksi Fintech di Emerging Market Lebih Tinggi Dibandingkan Negara Maju
Jum'at, 04 Desember 2020 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Neobank Jadi Penantang Serius Fintech di Masa Depan )
Hasil survei juga menunjukkan bahwa penyelenggara FinTech yang beroperasi di negara dengan peraturan terkait Covid-19 yang lebih ketat menghadapi tantangan operasional yang lebih banyak dan biaya yang lebih tinggi daripada perusahaan yang berasal dari pasar dengan peraturan yang lebih longgar.
FinTech di negara-negara dengan peraturan yang lebih ketat cenderung melaporkan penghentian operasional agen atau mitra bisnis yang lebih tinggi. Atau mengalami transaksi yang tidak berhasil lebih sering daripada penyelenggara FinTech dari negara dengan kebijakan yang lebih longgar.
"Sejalan dengan tantangan tersebut, survei tersebut juga mengungkapkan bahwa posisi keuangan penyelenggara FinTech mengalami tekanan akibat COVID-19 dengan lebih dari setengahnya melaporkan dampak negatif pada cadangan modal," jelasnya.
Sekitar 40% juga melaporkan bahwa pandemi berdampak negatif pada penilaian perusahaan mereka. Prospek penggalangan dana di masa depan menunjukkan respons beragam, dengan 34% menunjukkan dampak negatif, 21% melaporkan dampak positif, dan 30% melaporkan tidak ada perubahan atau mengatakan terlalu dini untuk membicarakan hal tersebut.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa penyelenggara FinTech yang beroperasi di negara dengan peraturan terkait Covid-19 yang lebih ketat menghadapi tantangan operasional yang lebih banyak dan biaya yang lebih tinggi daripada perusahaan yang berasal dari pasar dengan peraturan yang lebih longgar.
FinTech di negara-negara dengan peraturan yang lebih ketat cenderung melaporkan penghentian operasional agen atau mitra bisnis yang lebih tinggi. Atau mengalami transaksi yang tidak berhasil lebih sering daripada penyelenggara FinTech dari negara dengan kebijakan yang lebih longgar.
"Sejalan dengan tantangan tersebut, survei tersebut juga mengungkapkan bahwa posisi keuangan penyelenggara FinTech mengalami tekanan akibat COVID-19 dengan lebih dari setengahnya melaporkan dampak negatif pada cadangan modal," jelasnya.
Sekitar 40% juga melaporkan bahwa pandemi berdampak negatif pada penilaian perusahaan mereka. Prospek penggalangan dana di masa depan menunjukkan respons beragam, dengan 34% menunjukkan dampak negatif, 21% melaporkan dampak positif, dan 30% melaporkan tidak ada perubahan atau mengatakan terlalu dini untuk membicarakan hal tersebut.
Lihat Juga :