RDMP Balongan Diandalkan Pangkas Impor, Komisi VI: Proyek Ini Dibutuhkan

Jum'at, 04 Desember 2020 - 23:37 WIB
loading...
RDMP Balongan Diandalkan...
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balongan diyakini memberi manfaat besar bagi perekonomian nasional. Antara lain menghemat cadangan devisa negara dari pengurangan impor gasoline dan petrokimia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balongan diyakini memberi manfaat besar bagi perekonomian nasional. Antara lain terang Anggota Komisi VI DPR, I Nyoman Parta yakni menghemat cadangan devisa negara dari pengurangan impor gasoline dan petrokimia .

"Kita saat ini masih tergantung dengan bahan baku petrokimia. Kebanyakan kan impor. Jadi ketika proyek ini selesai, diharapkan bisa mengurangi impor,” kata Nyoman Parta di Jakarta.

(Baca Juga: Tiga Fase Proyek Pembangunan RDMP Kilang Balongan )

Menurut dia, RDMP Balongan harus memfokuskan diri pada produk Petrokimia karena sangat besar manfaatnya bagi masyarakat antara lain untuk pupuk. "Jadi selanjutnya memang harus ke sana arahnya, ke petrokimia,” katanya melalui pernyataan resmi.

Oleh karena itu Nyoman Parta berharap, agar Pertamina bisa menyelesaikan proyek ini tepat waktu. Apalagi saat kunjungan kerja, terlihat bahwa perkembangan Fase Pertama proyek memang sesuai dengan perencanaan.

Berdasarkan data Pertamina, misalnya, untuk fase pertama ini, pelaksanaan Engineering Procurement dan Construction (EPC) akan dimulai pada tahun depan. Selanjutnya, pada 2022, juga direncanakan pelaksanaan commissioning and start up. “Itu proyeknya jalan dan masih on track,” kata dia.

(Baca Juga: Menakar Peluang Bangun Kilang Minyak Mini di Indonesia Timur )

Terkait hal itu Nyoman Parta menyatakan Komisi VI sangat mendukung proyek RDMP Balongan karena proyek itu masih sangat dibutuhkan, sebelum bisa beralih penuh ke Energi Baru Terbarukan (EBT) .

“Karena fuel masih dibutuhkan, maka pilihannya bahwa proyek ini harus dibangun. Dan ketika nanti ada EBT, tentu harus ada persiapan mana kebutuhan yang masih bisa dilayani dari hasil energi fosil dan mana yang bisa dilayani dengan EBT,” imbuhnya.

Legislator itu juga mendukung target penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang mencapai 50 persen pada Fase I.karena.akan turut memutar roda perekonomian nasional.

“Penggunaan komponen dalam negeri memang harus ditingkatkan. Untuk apa membangun industri jika komponennya kebanyakan dari luar negeri," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Rekomendasi
Kemudahan Pembayaran...
Kemudahan Pembayaran Kebutuhan Liburan dengan Cicilan 0%
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved