Pengguna Layanan Teman Bus Dikenakan Tarif Mulai Tahun Depan
Sabtu, 05 Desember 2020 - 06:26 WIB
loading...
Ilustrasi penumpang bus. Foto/Dok SINDOphoto/Ramadhan Adiputra
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimistis layanan angkutan perkotaan Teman Bus akan melayani 10 juta pengguna di tahun depan.
Layanan transportasi yang menggunakan konsep Buy The Service tersebut tahun ini baru diuji coba di 5 kota dan tahun 2021 akan dikembangkan ke lima kota berikutnya. Kota besar yang disasar antara lain Surabaya, Bandung, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini lima kota yang sedang dilakukan uji coba adalah Palembang, Denpasar, Medan, Jogja, dan Solo.
Sesuai namanya, Menhub mengatakan layanan Teman memiliki kepanjangan Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal, dan Nyaman (TEMAN) yang saat ini bisa dinikmati gratis oleh masyarakat umum demi mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum.
"Sekarang kita coba lima kota dulu. Nanti akan lebih masif dikembangkan," ujar Budi dalam webinar Teman Bus di Jakarta, Jumat (4/12/2020).
(Baca juga: Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran )
Layanan transportasi yang menggunakan konsep Buy The Service tersebut tahun ini baru diuji coba di 5 kota dan tahun 2021 akan dikembangkan ke lima kota berikutnya. Kota besar yang disasar antara lain Surabaya, Bandung, Banjarmasin, Makassar, dan Manado.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini lima kota yang sedang dilakukan uji coba adalah Palembang, Denpasar, Medan, Jogja, dan Solo.
Sesuai namanya, Menhub mengatakan layanan Teman memiliki kepanjangan Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal, dan Nyaman (TEMAN) yang saat ini bisa dinikmati gratis oleh masyarakat umum demi mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum.
"Sekarang kita coba lima kota dulu. Nanti akan lebih masif dikembangkan," ujar Budi dalam webinar Teman Bus di Jakarta, Jumat (4/12/2020).
(Baca juga: Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran )
Lihat Juga :