Distributor Mur dan Baut Ini Bersiap Jual Saham di Bursa
Senin, 07 Desember 2020 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, dana hasil IPO rencana akan digunakan untuk membuka pabrik di Pulau Jawa. Sementara ini, untuk pendanaan masih melalui pinjaman perbankan.
“Kami ingin buat produk sendiri. Jadi nantinya tidak mengandalkan impor dari luar negeri. Pembukaan pabrik ini tentunya menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.
(Baca juga: Pemerintah Diminta Atasi Maraknya Impor Baja Ilegal )
Selama 30 tahun beroperasi, JEKA mengandalkan baut dan mur produksi dalam negeri sebanyak 60 persen dan impor 40 persen. Biasanya barang-barang impor itu didatangkan dari Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat.
“Ini biasanya untuk permintaan baja murni dan stainless steel. Ada juga yang custom. Sementara ini didatangkan dari luar negeri. Namun, selama bisa dipenuhi dari produsen lokal kita akan utamakan,” pungkasnya.
“Kami ingin buat produk sendiri. Jadi nantinya tidak mengandalkan impor dari luar negeri. Pembukaan pabrik ini tentunya menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.
(Baca juga: Pemerintah Diminta Atasi Maraknya Impor Baja Ilegal )
Selama 30 tahun beroperasi, JEKA mengandalkan baut dan mur produksi dalam negeri sebanyak 60 persen dan impor 40 persen. Biasanya barang-barang impor itu didatangkan dari Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat.
“Ini biasanya untuk permintaan baja murni dan stainless steel. Ada juga yang custom. Sementara ini didatangkan dari luar negeri. Namun, selama bisa dipenuhi dari produsen lokal kita akan utamakan,” pungkasnya.
(ynt)
Lihat Juga :