Distributor Mur dan Baut Ini Bersiap Jual Saham di Bursa

Senin, 07 Desember 2020 - 20:35 WIB
loading...
Distributor Mur dan...
PT Jaya Perkasa Perkasa (JEKA) berniat melepas 20-30% saham melalui IPO pada 2022 mendatang. FOTO/Istimewa
A A A
JAKARTA - Distributor mur dan baut, PT Jaya Perkasa Perkasa (JEKA), berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2022 mendatang. Dana segar yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis dan membuka pabrik.

Direktur Keuangan JEKA Meritha mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan seluruh tahapan dan kelengkapan dokumen untuk IPO. Targetnya, pada tahun depan semua sudah matang. Sementara ini, JEKA melakukan pembenahan manajemen internal terlebih dahulu.

(Baca juga: Pasar Asean Mulai Bangkit, Ada 77 Perusahaan IPO Senilai USD4,3 Miliar )

Dia menerangkan, langkah pertama adalah mengurus ISO 9001 dari SGS Indonesia. JEKA mengklaim sebagai satu-satunya distributor mur dan baut yang memiliki sertifikat ini. Dengan adanya ISO itu membuat kepercayaan konsumen semakin tinggi terhadap JEKA.

“Kami akan lepas sekitar 20-30 persen saham. Sebelumnya, tentu perusahaan akan diaudit terlebih dahulu. Untuk, underwriter-nya kami belum menentukan,” ujar Meritha di Jakarta, Senin (07/12/2020).

Direktur Marketing JEKA Charles menerangkan, untuk sampai ke tahapan IPO, pihaknya terus meningkatkan kemampuan pegawai, membenahi mekanisme kerja, meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan platform digital, dan relokasi tempat penjualan.

Namun, JEKA belum mau membocorkan target besaran dana yang diperoleh dari IPO tersebut. IPO ini, menurutnya, diperlukan dalam ekspansi untuk pengakuan brand dan eksistensi perusahaan.

Dia menambahkan, dana hasil IPO rencana akan digunakan untuk membuka pabrik di Pulau Jawa. Sementara ini, untuk pendanaan masih melalui pinjaman perbankan.

“Kami ingin buat produk sendiri. Jadi nantinya tidak mengandalkan impor dari luar negeri. Pembukaan pabrik ini tentunya menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya.

(Baca juga: Pemerintah Diminta Atasi Maraknya Impor Baja Ilegal )

Selama 30 tahun beroperasi, JEKA mengandalkan baut dan mur produksi dalam negeri sebanyak 60 persen dan impor 40 persen. Biasanya barang-barang impor itu didatangkan dari Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat.

“Ini biasanya untuk permintaan baja murni dan stainless steel. Ada juga yang custom. Sementara ini didatangkan dari luar negeri. Namun, selama bisa dipenuhi dari produsen lokal kita akan utamakan,” pungkasnya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved