Chandra Asri Raih Pembiayaan Rp700 Miliar dari Kbank Thailand
Kamis, 10 Desember 2020 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Keuangan Chandra Asri Andre Khor menjelaskan sepanjang masa yang tidak pasti dan penuh tantangan ini, perseroan berhasil mempertahankan profil keuangan yang kokoh, didukung oleh likuiditas yang kuat dan memadai. Dengan fleksibilitas penuh dan akses ke bank dan pasar modal obligasi, pihaknya dapat terus mengoptimalkan struktur permodalan dan neraca di tingkat yang kompetitif.
Baca Juga : Go Digital! Unit BCAP MNC Guna Usaha Siapkan Aplikasi Pembiayaan SIAP Haji & Umroh
“Kami menyambut baik Trade Finance dan Revolving Credit Facility dari Kbank, yang selanjutnya meningkatkan ketahanan keuangan kami, membuat pembiayaan kami semakin kompetitif, dan mempertahankan posisi kuat Chandra Asri untuk terus melayani pelanggan kami dan pasar domestik,” ujar Andre.
Chandra Asri adalah produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya cracker Naphtha di Indonesia yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene), Pygas dan Mixed C4, pabrik Styrene Monomer, pabrik Butadiene dan pabrik MTBE/Butene-1.
Emiten dengan kode saham TPIA ini juga merupakan produsen Polyolefins terbesar (Polyethylene dan Polypropylene), yang merupakan bahan baku utama untuk memproduksi produk berdurabilitas dan bernilai tambah tinggi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi produk meliputi masker, alat pelindung diri, dan kemasan higienis untuk industri dalam negeri.
Baca Juga : Go Digital! Unit BCAP MNC Guna Usaha Siapkan Aplikasi Pembiayaan SIAP Haji & Umroh
“Kami menyambut baik Trade Finance dan Revolving Credit Facility dari Kbank, yang selanjutnya meningkatkan ketahanan keuangan kami, membuat pembiayaan kami semakin kompetitif, dan mempertahankan posisi kuat Chandra Asri untuk terus melayani pelanggan kami dan pasar domestik,” ujar Andre.
Chandra Asri adalah produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya cracker Naphtha di Indonesia yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene), Pygas dan Mixed C4, pabrik Styrene Monomer, pabrik Butadiene dan pabrik MTBE/Butene-1.
Emiten dengan kode saham TPIA ini juga merupakan produsen Polyolefins terbesar (Polyethylene dan Polypropylene), yang merupakan bahan baku utama untuk memproduksi produk berdurabilitas dan bernilai tambah tinggi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi produk meliputi masker, alat pelindung diri, dan kemasan higienis untuk industri dalam negeri.
(her)
Lihat Juga :