Chandra Asri Raih Pembiayaan Rp700 Miliar dari Kbank Thailand

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:58 WIB
loading...
Chandra Asri Raih Pembiayaan...
Pekerja beraktivitas di areal komplek PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten. Foto:SINDOnews
A A A
JAKARTA - KASIKORNBANK (Kbank), perbankan asal Thailand telah bermitra dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) untuk memperpanjang dan memperluas 1,6 miliar Baht Thailand setara USD50 juta atau sekitar Rp700 miliar (Rp14.000 per dolar AS) trade finance dan committed unsecured revolving credit facility.

Ini adalah fasilitas pembiayaan luar negeri pertama dari jenis ini yang diberikan oleh KBank kepada nasabah di luar Thailand, sebagai pengakuan atas kualitas kredit yang kuat dari Chandra Asri, dan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri domestik Indonesia di tengah tantangan pandemi Covid-19.

Baca Juga : Terungkap! Begini Cara Pemerintah Mengembalikan Utang Luar Negeri yang Terus Numpuk

Wakil Presiden Pertama KASIKORNBANK Jaturachet Niltawat mengatakan perseroan senang dapat bermitra dengan Chandra Asri dan memberikan fasilitas pembiayaan terutama pada masa-masa dinamis ini. Seiring dengan pertumbuhan Chandra Asri yang terus berkembang, pihaknya percaya akan kualitas kredit yang kuat sebagai market leader untuk industri petrokimia di Indonesia.

“Kami optimis dengan kerjasama ini tidak hanya menunjukkan dukungan kuat KBank kepada nasabah kami selama masa pandemi Covid-19, tetapi juga menunjukkan komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi baru seiring dengan pulihnya ekonomi global dan melanjutkan lintasan pertumbuhan positifnya di tahun-tahun mendatang,” kata dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Sementara itu, Direktur Keuangan Chandra Asri Andre Khor menjelaskan sepanjang masa yang tidak pasti dan penuh tantangan ini, perseroan berhasil mempertahankan profil keuangan yang kokoh, didukung oleh likuiditas yang kuat dan memadai. Dengan fleksibilitas penuh dan akses ke bank dan pasar modal obligasi, pihaknya dapat terus mengoptimalkan struktur permodalan dan neraca di tingkat yang kompetitif.

Baca Juga : Go Digital! Unit BCAP MNC Guna Usaha Siapkan Aplikasi Pembiayaan SIAP Haji & Umroh

“Kami menyambut baik Trade Finance dan Revolving Credit Facility dari Kbank, yang selanjutnya meningkatkan ketahanan keuangan kami, membuat pembiayaan kami semakin kompetitif, dan mempertahankan posisi kuat Chandra Asri untuk terus melayani pelanggan kami dan pasar domestik,” ujar Andre.

Chandra Asri adalah produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya cracker Naphtha di Indonesia yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene), Pygas dan Mixed C4, pabrik Styrene Monomer, pabrik Butadiene dan pabrik MTBE/Butene-1.

Emiten dengan kode saham TPIA ini juga merupakan produsen Polyolefins terbesar (Polyethylene dan Polypropylene), yang merupakan bahan baku utama untuk memproduksi produk berdurabilitas dan bernilai tambah tinggi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi produk meliputi masker, alat pelindung diri, dan kemasan higienis untuk industri dalam negeri.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Kolaborasi Pembiayaan...
Kolaborasi Pembiayaan Umrah Inklusif Permudah Karyawan ke Tanah Suci
Rekomendasi
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved