HUT ke-63, Pertamina Sulawesi Resmikan 3 Program
Jum'at, 11 Desember 2020 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Program Ketiga berada di Luwu Raya dan Toraja. Dalam rangka mencetak wirausahawan yang memiliki misi sosial, Pertamina mencetak 10 outlet bright gas baru. 10 outlet tersebut antara lain Panti Asuhan Uswatun Hasanah, Panti Asuhan Opu Daeng Risau, Ponpes Datuk Sulaiman, Ponpes Tahfidz Namierah, Yayasan Pendidikan Al Qur’an Al Fatah untuk Kota Palopo. Panti Asuhan Kristen Tangmentoe di Toraja Utara. Pusat Pengembangan Difabel RBM Toraja di Tana Toraja. Lembaga Anak Sosial Darussalam di Luwu Timur. Ditambah Ponpes Karya Mulya di Luwu Utara dan Yayasan Hidayatullah di Luwu.
Pertamina melalui Sales Branch Manager V Sulseltra, Arthur Kemal bersama Hiswana Migas DPC III memberikan bantuan tabung bright gas 12 kg dan 5,5 kg secara simbolis di Ponpes Datuk Sulaiman Kota Palopo. Tabung tersebut diberikan secara cuma-cuma sebagai modal awal untuk memperoleh keuntungan. Ke depannya mereka akan menjadi channel distribusi Pertamina untuk Produk LPG non subsidi. Keuntungan dari penjualannya diharapkan dapat menggerakkan lembaga sosial menjadi berdaya dan mandiri.
KH. Syarifuddin Daud selaku Pengurus Ponpes Datuk Sulaiman yang juga pengurus MUI Kota Palopo mengamini hal tersebut. Ia pun mendorong semua pihak untuk berkolaborasi bersamanya melalui konsep serupa.
“Apa yang diinisiasi Pertamina ini adalah konsep khairunnas ‘anfauhum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama) yang juga pasti diimani agama lainnya dan bahwa sebetulnya pesantren dapat mewujudkan kemandirian ekonomi untuk memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan disekitar,” katanya.
Baca juga: Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, Pertamina & Gojek Siapkan Pilot Commercial di Jabodetabek
Unit Manager Comm, Rel dan CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, ketiga program tersebut dilakukan sebagai kado Pertamina untuk masyarakat Indonesia dalam momen perayaan HUT Pertamina ke-63.
“BBM 1 harga, pertashop, outlet LPG nonsubsidi dengan konsep sociopreneur ini didorong secara serius oleh perusahaan sebagai dukungan untuk kedaulatan energi nasional dan memperluas pemerataan akses energi,” ujar Laode.
Pertamina melalui Sales Branch Manager V Sulseltra, Arthur Kemal bersama Hiswana Migas DPC III memberikan bantuan tabung bright gas 12 kg dan 5,5 kg secara simbolis di Ponpes Datuk Sulaiman Kota Palopo. Tabung tersebut diberikan secara cuma-cuma sebagai modal awal untuk memperoleh keuntungan. Ke depannya mereka akan menjadi channel distribusi Pertamina untuk Produk LPG non subsidi. Keuntungan dari penjualannya diharapkan dapat menggerakkan lembaga sosial menjadi berdaya dan mandiri.
KH. Syarifuddin Daud selaku Pengurus Ponpes Datuk Sulaiman yang juga pengurus MUI Kota Palopo mengamini hal tersebut. Ia pun mendorong semua pihak untuk berkolaborasi bersamanya melalui konsep serupa.
“Apa yang diinisiasi Pertamina ini adalah konsep khairunnas ‘anfauhum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama) yang juga pasti diimani agama lainnya dan bahwa sebetulnya pesantren dapat mewujudkan kemandirian ekonomi untuk memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan disekitar,” katanya.
Baca juga: Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, Pertamina & Gojek Siapkan Pilot Commercial di Jabodetabek
Unit Manager Comm, Rel dan CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, ketiga program tersebut dilakukan sebagai kado Pertamina untuk masyarakat Indonesia dalam momen perayaan HUT Pertamina ke-63.
“BBM 1 harga, pertashop, outlet LPG nonsubsidi dengan konsep sociopreneur ini didorong secara serius oleh perusahaan sebagai dukungan untuk kedaulatan energi nasional dan memperluas pemerataan akses energi,” ujar Laode.
(luq)
Lihat Juga :