Konsumsi Listrik Anjlok, PLN Akan Renegosiasi Kontrak dengan IPP
Kamis, 16 April 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, sistem di Kalimantan Barat pada minggu kedua April menurun 1,81 GWh atau sebesar 3,97% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun di akhir Maret hingga awal April sistem kelistrikan Kalbar masih mengalami kenaikan sebesar 5,82% atau sebesar 2,53 GWh. Selanjutnya di sistem Sulawesi bagian selatan juga turun pada minggu kedua April sebesar 3,16% dari periode yang sama tahun lalu.
Namun kondisi berbeda dialami wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Pada minggu kedua April 2020 justru meningkat sebesar 2,29% atau 3,49 GWh dari periode yang sama tahun lalu. Kendati tidak pertumbuhannya tidak minus namun tren sistem kelistrikan di wilayah tersebut menurun sejak pekan kedua Maret 2020 dimana kenaikan penggunaan listrik 18,23% atau sebesar 26,12 GWh.
Selanjutnya di sistem wilayah Sulawesi bagian utara, tidak mengalami pertumbuhan minus walaupun terjadi penurunan pertumbuhan sejak 9 Maret hingga 11 April tahun ini. Pada sistem tersebut tumbuh sebesar 8,14% lalu pertumbuhannya anjlok pada pekan ke dua April 2020 menjadi 0,61%.
Hal yang sama juga di alami wilayah Sumatera dimana pada minggu kedua April turun sebesar 2,08 persen dari periode yang sama tahun lalu. Padahal pada minggu pertama April masih tumbuh 4,87%.
Namun kondisi berbeda dialami wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Pada minggu kedua April 2020 justru meningkat sebesar 2,29% atau 3,49 GWh dari periode yang sama tahun lalu. Kendati tidak pertumbuhannya tidak minus namun tren sistem kelistrikan di wilayah tersebut menurun sejak pekan kedua Maret 2020 dimana kenaikan penggunaan listrik 18,23% atau sebesar 26,12 GWh.
Selanjutnya di sistem wilayah Sulawesi bagian utara, tidak mengalami pertumbuhan minus walaupun terjadi penurunan pertumbuhan sejak 9 Maret hingga 11 April tahun ini. Pada sistem tersebut tumbuh sebesar 8,14% lalu pertumbuhannya anjlok pada pekan ke dua April 2020 menjadi 0,61%.
Hal yang sama juga di alami wilayah Sumatera dimana pada minggu kedua April turun sebesar 2,08 persen dari periode yang sama tahun lalu. Padahal pada minggu pertama April masih tumbuh 4,87%.
(fai)
Lihat Juga :