Tingkatkan Kinerja, SiCepat Gelar Program BARIS

Jum'at, 11 Desember 2020 - 23:55 WIB
loading...
Tingkatkan Kinerja,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya. SiCepat memang tengah naik daun dengan volume pengiriman hingga 800 ribu per hari atau naik sekitar 114%. Makanya, PT SiCepat Ekspres Indonesia pun optimistis di akhir tahun bisa meraup pendapatan hingga Rp 3,6 triliun, atau naik sekitar 300% dibandingkan dengan tahun lalu.

Salah satu cara meningkatkan kinerja itu, SiCepat memberikan apresiasi kepada para seller yang setia mengaktifkan layanan SiCepat Ekspres dengan menyelenggarakan program 'Banjir Rezeki SiCepat (BARIS) dengan total hadiah Rp3,5 milyar. Program ini diberikan khusus untuk seller marketplace Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak yang mengaktifkan layanan SiCepat Ekspres dan mengaktifkan layanan SiCepat HaLu (Harga Mulai Lima Ribu). ( Baca juga:MedcoEnergi Pertahankan Kinerja di Tengah Gempuran Pandemi )

Program BARIS dilaksanakan pada periode 1 September hingga 30 November 2020 untuk marketplace Bukalapak, Shopee, dan Tokopedia dan telah diundi pada tanggal 7, 8, dan 9 Desember kemarin. Program ini disiarkan melalui YouTube SiCepat Ekspres secara langsung dengan disaksikan oleh perwakilan Kementrian Sosial, Departemen Sosial Jakarta, notaris dan perwakilan dari masing-masing marketplace. Dari proses pengundian tersebut total 250 seller yang mendapatkan hadiah.

Chief Executive Officer SiCepat Ekspres The Kim Hai menjelaskan, tujuan diadakan program BARIS adalah untuk mempromosikan produk HaLu kepada seller dan customer yang berada di marketplace, khususnya Bukalapak, Shopee dan Tokopedia. Selain itu tujuan Program BARIS juga turut membantu menstimulasi penjualan seller di tengah pandemi Covid-19.

Kim Hai berharap dengan suksesnya penyelenggaraan program BARIS, seller dapat merasakan manfaat yang positif, khususnya membantu mereka di masa pandemi covid-19. Dalam waktu tiga bulan program berjalan, seller yang mengaktifkan layanan SiCepat Ekspres dan Layanan Produk HaLu meningkat mencapai 44%.

"Sementara pengiriman melonjak hingga 48% dengan total transaksi meningkat mencapai 50% atau lebih dari Rp99 milyar. Dengan meningkatnya transaksi SiCepat ketika program ini berjalan, tentu berdampak positif dengan melonjaknya transaksi pada seller,” kata Kim Hai, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (11/12/2020). ( Baca juga:Fahri Hamzah: Pak Mahfud Ambil Inisiatif, Jangan Takut! )

Terjadinya lonjakan paket pengiriman yang signifikan tersebut menandakan bahwa produk HaLu mendapat kepercayaan besar dari para seller. Pasalnya, produk HaLu punya beberapa kelebihan, seperti lebih murah, mudah, amanan, dan kecepatan pengiriman yang sama seperti layanan reguler.

Terkait program BARIS, The Kim Hai menghimbau seller untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan SiCepat. Dalam menyampaikan segala informasi untuk pelanggan baik mengenai program, layanan, produk ataupun promosi berhadiah, SiCepat selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi, seperti melalu surat, pemberitaan di media massa nasional, social media SiCepat, call center SiCepat, serta situs resmi perusahaan www.sicepat.com.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Survei Lemkapi: Kepuasan...
Survei Lemkapi: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Polri Capai 80,1%
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved