Survei Entitas PBB Mengungkap: Pelaku UMKM Perempuan Lebih Andal Memanfaatkan Platform Digital
Sabtu, 12 Desember 2020 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
“Kami percaya bahwa ini akan menjadi kunci dalam memastikan ketahanan dan pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2021,” ucapnya.
UN Women berkolaborasi dengan Pulse Lab Jakarta, GOJEK, dan didukung oleh Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (S-DNKI). Riset tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejauh mana Covid-19 memengaruhi pengusaha perempuan dan UMKM milik perempuan di Indonesia. ( Baca juga:2030, Kiamat Kecil buat Mobil Berbahan Bakar Fosil )
Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita senang sekali mengetahui bahwa platform digital, seperti GoBiz, membantu UMKM bertahan dan bahkan mengembangkan usaha mereka di tengah pandemi. "Lebih lagi, usaha milik perempuan diuntungkan dari platform digital kami. Kami juga merasa gembira karena 82% wirausaha perempuan melihat bahwa solusi digital Gojek, seperti GoBiz, dapat membantu mereka lebih baik dalam menyeimbangkan tanggung jawab rumah dengan pekerjaan. Ini menegaskan upaya kami untuk memastikan bahwa platform yang kami miliki inklusif untuk semua,” ujar Nila menambahkan.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menjelaskan alokasi dana PEN memungkinkan pemerintah bisa menyalurkan insentif kepada berbagai kelompok, termasuk para perempuan pemilik UMKM. "Insentif juga memungkinkan masyarakat untuk belajar menggunakan teknologi digital," kata Iskandar.
UN Women berkolaborasi dengan Pulse Lab Jakarta, GOJEK, dan didukung oleh Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (S-DNKI). Riset tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sejauh mana Covid-19 memengaruhi pengusaha perempuan dan UMKM milik perempuan di Indonesia. ( Baca juga:2030, Kiamat Kecil buat Mobil Berbahan Bakar Fosil )
Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita senang sekali mengetahui bahwa platform digital, seperti GoBiz, membantu UMKM bertahan dan bahkan mengembangkan usaha mereka di tengah pandemi. "Lebih lagi, usaha milik perempuan diuntungkan dari platform digital kami. Kami juga merasa gembira karena 82% wirausaha perempuan melihat bahwa solusi digital Gojek, seperti GoBiz, dapat membantu mereka lebih baik dalam menyeimbangkan tanggung jawab rumah dengan pekerjaan. Ini menegaskan upaya kami untuk memastikan bahwa platform yang kami miliki inklusif untuk semua,” ujar Nila menambahkan.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menjelaskan alokasi dana PEN memungkinkan pemerintah bisa menyalurkan insentif kepada berbagai kelompok, termasuk para perempuan pemilik UMKM. "Insentif juga memungkinkan masyarakat untuk belajar menggunakan teknologi digital," kata Iskandar.
(uka)
Lihat Juga :