Diadang Pandemi Generali Tetap Sukses Dulang Cuan Rp137 Miliar
Sabtu, 12 Desember 2020 - 18:03 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kondisi pandemi yang sangat menantang, Generali terus menunjukkan pertumbuhan finansial yang konsisten. Tercatat pada kuartal III tahun ini, Generali mencatatkan premi lebih dari Rp1,7 triliun dengan premi lanjutan yang bertumbuh sebesar 4% (yoy).
Generali juga berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp137 Miliar yang tumbuh 19% dibandingkan laba yg tercatat pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Dengan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 393%, Generali juga memiliki kondisi keuangan yang sehat. Kinerja ini membuktikan stabilitas dan kekuatan bisnis Generali yang dibangun atas kepercayaan nasabah dan mitra bisnis," ujar CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (11/12/2020). ( Baca juga:Erick Thohir: Jangan Terjebak dengan Isu Asal Vaksin )
Tak hanya itu, di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, pada November 2020 tercatat sebanyak 98% dari nasabah Generali yang sudah mengaktifkan RoboARMS, kinerja investasinya di atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bahkan diantaranya mencapai 29% di atas IHSG. Dari sisi klaim, hingga November 2020, Generali juga telah tercatat membayarkan klaim kesehatan dan kematian sebesar lebih dari Rp569 Miliar yang di antaranya klaim Covid-19 lebih dari Rp32,9 Miliar untuk 302 kasus.
Selaras dengan salah satu value Generali, Live The Community, perusahaan mengajak masyarakat untuk saling berbagi semangat dalam menghadapi pandemi. Selain kesehatan, pandemi juga berdampak pada berbagai aspek, termasuk pada sektor ekonomi dan sosial yang memprihatinkan. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tercatat lebih dari 3,5 juta pekerja formal maupun informal telah terdampak Covid-19.
Generali juga berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp137 Miliar yang tumbuh 19% dibandingkan laba yg tercatat pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Dengan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 393%, Generali juga memiliki kondisi keuangan yang sehat. Kinerja ini membuktikan stabilitas dan kekuatan bisnis Generali yang dibangun atas kepercayaan nasabah dan mitra bisnis," ujar CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (11/12/2020). ( Baca juga:Erick Thohir: Jangan Terjebak dengan Isu Asal Vaksin )
Tak hanya itu, di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, pada November 2020 tercatat sebanyak 98% dari nasabah Generali yang sudah mengaktifkan RoboARMS, kinerja investasinya di atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bahkan diantaranya mencapai 29% di atas IHSG. Dari sisi klaim, hingga November 2020, Generali juga telah tercatat membayarkan klaim kesehatan dan kematian sebesar lebih dari Rp569 Miliar yang di antaranya klaim Covid-19 lebih dari Rp32,9 Miliar untuk 302 kasus.
Selaras dengan salah satu value Generali, Live The Community, perusahaan mengajak masyarakat untuk saling berbagi semangat dalam menghadapi pandemi. Selain kesehatan, pandemi juga berdampak pada berbagai aspek, termasuk pada sektor ekonomi dan sosial yang memprihatinkan. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tercatat lebih dari 3,5 juta pekerja formal maupun informal telah terdampak Covid-19.
Lihat Juga :