Masuk 5 Besar Produsen Beras Nasional, Gubernur Sumsel Raih Pin Emas dari Kementan
Minggu, 13 Desember 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Unpad Sambut Baik Rencana Pendirian Sekolah Pertanian Berbasis Teknologi)
“Peningkatan produksi di 10 provinsi tentu atas sinergi Kementan dan pemerintah daerah serta dukungan pihak-pihak terkait. Kementan melakukan berbagai terobosan seperti mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan lahan rawa serta percepatan olah lahan dan tanam,” kata Dedi Nursyamsi yang dilansir Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP (Pusluhtan).
Dia menambahkan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan peningkatan kapasitas produksi beras, dengan percepatan tanam padi Musim Tanam II pada Oktober 2020 hingga Maret 2021 (MT II Okmar) seluas 5,6 juta ha didukung optimalisasi lahan rawa di Provinsi Kalimantan Tengah.
(Baca juga:Ekspor Pertanian dan Perkebunan Tembus Rp300 Triliun)
Hal itu digarisbawahi oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dengan komitmen pada pembangunan pertanian dengan merekrut 1.000 tenaga pendamping penyuluh selaku POPT dan PBT. “Meningkatkan hasil produksi pertanian, sulit dicapai tanpa pembekalan bagi penyuluh pendamping petani. Pemprov merekrut 1.000 penyuluh baru untuk mengawal petani berproduksi,” kata Herman Deru saat membuka pelatihan di Desa Peracak, Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU).
“Peningkatan produksi di 10 provinsi tentu atas sinergi Kementan dan pemerintah daerah serta dukungan pihak-pihak terkait. Kementan melakukan berbagai terobosan seperti mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan lahan rawa serta percepatan olah lahan dan tanam,” kata Dedi Nursyamsi yang dilansir Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP (Pusluhtan).
Dia menambahkan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan peningkatan kapasitas produksi beras, dengan percepatan tanam padi Musim Tanam II pada Oktober 2020 hingga Maret 2021 (MT II Okmar) seluas 5,6 juta ha didukung optimalisasi lahan rawa di Provinsi Kalimantan Tengah.
(Baca juga:Ekspor Pertanian dan Perkebunan Tembus Rp300 Triliun)
Hal itu digarisbawahi oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dengan komitmen pada pembangunan pertanian dengan merekrut 1.000 tenaga pendamping penyuluh selaku POPT dan PBT. “Meningkatkan hasil produksi pertanian, sulit dicapai tanpa pembekalan bagi penyuluh pendamping petani. Pemprov merekrut 1.000 penyuluh baru untuk mengawal petani berproduksi,” kata Herman Deru saat membuka pelatihan di Desa Peracak, Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU).
Lihat Juga :