Dapat APBN Rp149,81 Triliun, PUPR Siapkan Lima Program Utama di 2021

Senin, 14 Desember 2020 - 16:39 WIB
loading...
Dapat APBN Rp149,81...
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) , membeberkan lima program utama kementerian yang dipimpinnya itu pada tahun 2021 mendatang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pertama adalah terkait masalah ketahanan pangan, yakni pembukaan Food Estate di Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

“Jadi (food estate) di Kalimantan Tengah itu di Kabupaten Kapuas yang merupakan eks-proyek lahan gambut sejuta hektar. Kemudian di Sumatera Utara yakni di Humbang Hasundutan, serta di NTT yakni di Belu dan Sumba Tengah,” kata Basuki di Jakarta, Senin (14/12/2020).

Kemudian program PUPR yang kedua adalah dukungan pengembangan Kawasan Industri di Batang (Jateng) yakni seluas 4.500 hektare, dan di Subang (Jabar) sekitar 1.600 hektare. Hal ini akan dilakukan Basuki cs dengan pendekatan baru, karena PUPR akan menyiapkan semua prasarana dasar seperti jalan-jalan di kawasan tersebut, air bersih, rusun untuk tempat para pekerja, serta sistem sanitasinya.

Baca Juga : Kementerian PUPR Optimistis Capai Target 900 Ribu Unit Rumah

“Sehingga ketika saat inspektur masuk, tinggal membangun pabriknya. Kemudian nanti manajemennya akan diatur oleh Kementerian BUMN,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Basuki, ada juga program pengembangan lima destinasi pariwisata prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang. Dimana, sebelumnya pemerintah juga telah berencana untuk menggenjot pembangunan 10 Bali baru di tahun 2020 ini.

Namun dengan adanya pandemi Covid-19, anggaran untuk program tersebut memang tetap dipertahankan meskipun pengerjaannya berjalan lambat akibat adanya pendekatan protokol kesehatan. Karena, apabila misalnya ada pekerjaan yang harus diselesaikan oleh 300 orang, nyatanya hanya bisa dikerjakan oleh 100 orang sehingga kecepatannya menjadi lambat.

“Maka akan diselesaikan sampai dengan pertengahan tahun 2021, dan kontraknya (berubah) dari single years menjadi multiyears,” kata Basuki.

Kemudian program yang keempat adalah program padat karya, dimana pada tahun 2020 program padat karya di Kementerian PUPR itu ada Rp12 triliun dan sampai saat ini sudah menyerap sekitar 700 ribu orang pekerja. Sehingga, pada tahun 2021 Basuki berencana memperbesar lagi anggaran program padat karya menjadi sekitar Rp16-18 triliun, untuk memperbanyak lapangan kerja.

Baca Juga : Sentimen Vaksin hingga Pemulihan Ekonomi Bikin Bisnis Properti Rebound Tahun Depan

Kemudian yang kelima, lanjut Basuki, yakni program penyelesaian tugas-tugas khusus dan tugas di proyek strategis nasional (PSN), yang sebelumnya telah diberikan oleh Presiden Joko Widodo dan Komisi V DPR RI.

“Jadi itulah lima program utama Kementerian PUPR di 2021, termasuk juga untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional yang nanti akan kita selesaikan semuanya. Harapan kami untuk kementerian PUPR, semua pekerjaan rumah di PSN itu bisa kita selesaikan pada 2023 atau awal 2024,” tandasnya.

Seperti diketahui, Kementerian PUPR mendapat alokasi anggaran APBN TA 2021 sebesar Rp149,81 triliun. Alokasi anggaran ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan juga membuka lapangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19.
(her)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Purbaya Sentil Proyek...
Purbaya Sentil Proyek Whoosh dan LRT, Minim Pengawasan Bikin Biaya Bengkak Puluhan Triliun
PTPP Raih Proyek Jembatan...
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 T, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan
Perang Picu Ketidakpastian,...
Perang Picu Ketidakpastian, Investor Wait and See Garap Proyek Jalan Tol RI
Terima Pendanaan dari...
Terima Pendanaan dari CCB Indonesia, IIF Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Era Prabowo Butuh Uang 3 Kali Lipat dari Periode Jokowi
Sebut Ada 3 Proyek Besar,...
Sebut Ada 3 Proyek Besar, Rachmat Gobel Optimistis Gorontalo Bakal Maju
Raih Penghargaan, IIF:...
Raih Penghargaan, IIF: Bukti Komitmen pada Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Kejagung Diminta Selidiki...
Kejagung Diminta Selidiki Proyek Pembangunan Jalan Kaimana-Wasior Papua Barat
Rekomendasi
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved