Intip Porsi PMN Rp176,2 Triliun ke 5 Klaster, Proyek Infrastruktur Kebagian Rp55 T
Senin, 01 Juli 2024 - 15:12 WIB
loading...
Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun 2024 disiapkan Rp176,2 triliun yang mayoritas bakal dialokasikan ke klaster infrastruktur sebesar Rp55,21 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun 2024 disiapkan Rp176,2 triliun yang mayoritas bakal dialokasikan ke klaster infrastruktur sebesar Rp55,21 triliun. Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani menjelaskan, sebesar Rp55,21 triliun itu akan dialokasikan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya, Badan Layanan Umum (BLU), serta beberapa program perumahan rakyat.
Baca Juga: Ledakan PMN BUMN di 2020-2021 Disinggung Erick Thohir, Segini Nilainya
Rincinya, PT Hutama Karya (Persero) pada tahun 2024 akan mendapatkan PMN sebesar Rp18,60 triliun, PT Wijaya Karya (persero) Tbk mendapatkan Rp6 triliun, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) (Persero) mendapat PMN Rp1,89 triliun.
Selain itu Pemerintah juga akan memberikan dukungan modal untuk program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sebesar Rp13,72 triliun pada tahun 2024, terakhir Badan Layanan Umum (BLU) milik Kementerian Keuangan atau Kemenkeu, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), mendapat suntikan modal Rp15 triliun tahun 2024.
"Ini yang selalu kami sampaikan, kehadiran APBN di dalam pembangunan perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah ini cukup banyak melalui FLPP, dan nanti SMF. Kemudian LMAN, ini termasuk klaster infrastruktur, jadi totalnya Rp55,21 triliun," ujar Sri Mulyani dalam Raker Bersama Komisi XI DPR RI, Senin (1/7/2024).
Baca Juga: Ledakan PMN BUMN di 2020-2021 Disinggung Erick Thohir, Segini Nilainya
Rincinya, PT Hutama Karya (Persero) pada tahun 2024 akan mendapatkan PMN sebesar Rp18,60 triliun, PT Wijaya Karya (persero) Tbk mendapatkan Rp6 triliun, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) (Persero) mendapat PMN Rp1,89 triliun.
Selain itu Pemerintah juga akan memberikan dukungan modal untuk program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sebesar Rp13,72 triliun pada tahun 2024, terakhir Badan Layanan Umum (BLU) milik Kementerian Keuangan atau Kemenkeu, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), mendapat suntikan modal Rp15 triliun tahun 2024.
"Ini yang selalu kami sampaikan, kehadiran APBN di dalam pembangunan perumahan bagi masyarakat berpendapatan rendah ini cukup banyak melalui FLPP, dan nanti SMF. Kemudian LMAN, ini termasuk klaster infrastruktur, jadi totalnya Rp55,21 triliun," ujar Sri Mulyani dalam Raker Bersama Komisi XI DPR RI, Senin (1/7/2024).
Lihat Juga :