Ekonomi RI Lebih Baik dari Negara G20, Erick Engga Puas Ingin Kejar Malaysia-Vietnam

Rabu, 16 Desember 2020 - 12:28 WIB
loading...
Ekonomi RI Lebih Baik...
Ekonomi Indonesia yang tercatat jauh lebih baik di antara 19 negara ekonomi utama di dunia ditambah Uni Eropa atau G20, tidak membuat Menteri BUMN Erick Thohir berpuas diri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonomi Indonesia yang tercatat jauh lebih baik di antara 19 negara ekonomi utama di dunia ditambah Uni Eropa atau G20, tidak membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berpuas diri. Meski pada kuartal III/2020 minus 3,49%, namun Erick mengatakan, apa yang sudah dilakukan pemerintah tepat.

(Baca juga : Pola Gaji Baru ASN Diklaim Bisa Tingkat Pelayanan Publik )

"Kalau kita lihat dari segi ekonomi sendiri, kebijakan pemerintah sudah tepat dimana kita lebih baik ekonominya dari negara G-20," kata Erick dalam video virtual, Rabu (16/12/2020).

(Baca Juga: Capek Minus Terus, Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 0% di Kuartal IV )

Kata dia, ekonomi Indonesia lebih baik dari Perancis, Inggirs dan India. Serta lebih baik di negara ASEAN, dikarenakan kontraksi ekonomi Indonesia tidak terlalu besar.

(Baca juga : Indonesia Masih Kalah dari Malaysia Soal Ekonomi Syariah )

"Walaupun kuartal ketiga minus, itu kita lebih baik dari Perancis, Inggris, India. Kita fokuskan dibandingkan negara ASEAN, kita lebih baik dari Singapura maupun Thailand," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rekomendasi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
Miris, Lebih Dari 82.000...
Miris, Lebih Dari 82.000 Anak di Malaysia Positif Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved