KAI Yakinkan Liburan Naik Kereta Aman Asal Patuhi Prokes

Kamis, 17 Desember 2020 - 13:31 WIB
loading...
KAI Yakinkan Liburan...
PT KAI mengklaim tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 di gerbong kereta api (KA) jarak jauh. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengklaim tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19 di gerbong kereta api (KA) jarak jauh. Sehingga, manajemen perseroan plat merah itu menilai hal ini dapat memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa menggunakan jasa KA pada momentum libur natal dan tahun baru (natura) cukup aman.

Direktur Niaga KAI Maqqin U Norhadi mengatakan, pihaknya terus mengontrol pelayanan yang diberikan manajemen kepada penumpang selama perjalan kereta api. Di mana, petugas KA terus mengontrol protokol kesehatan (prokes) yang diwajibkan kepada penumpang dan penerapannya di semua gerbong kereta.

"Dari sisi sarana, gerbong kereta kita lakukan pembersihan dengan disinfektan sebelum kereta itu berjalan dan setelah kereta sampai ke tempat tujuan. Selama perjalanan, setiap alat dalam kereta yang disentuh oleh penumpang akan kita bersihkan per 30 menit dengan disinfektan. Petugas kita akan keliling kereta api untuk membersihkan benda-benda yang disentuh oleh penumpang," ujar Maqqin, Kamis (17/12/2020).

(baca juga: Netizen: Banyak Aksi Langgar Protokol Kesehatan, Kok Cuma Habib Rizieq yang Dikejar? )

Dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, dia memaparkan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi calon penumpang. Pertama adalah keterangan non reaktif (negatif) Covid-19 dari hasil swab test atau rapid test.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
17 Kereta Makan M1 Beroperasi,...
17 Kereta Makan M1 Beroperasi, KAI Lanjutkan Modernisasi Sarana Lewat Balai Yasa Tegal
Rekomendasi
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Berita Terkini
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved