Bank Dunia Sarankan Indonesia Prioritaskan Reformasi Perpajakan

Kamis, 17 Desember 2020 - 14:29 WIB
loading...
Bank Dunia Sarankan...
Bank Dunia menyarankan pemerintah Indonesia untuk memprioritaskan reformasi dalam sistem perpajakan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Laporan Bank Dunia edisi 2020 merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia untuk memprioritaskan reformasi dalam sistem perpajakan . Hal itu sebagai cara untuk meredakan tekanan fiskal dan membebaskan sumber daya untuk mendukung proses pemulihan Indonesia.

Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan pajak penghasilan di antara mereka yang berpenghasilan tinggi dan menaikkan cukai untuk produk-produk dengan eksternalitas kesehatan dan lingkungan yang negatif - seperti bahan bakar fosil, tembakau, minuman yang dimaniskan dengan gula, dan kantong plastik.

(Baca Juga: Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting)

Laporan ini juga membahas kebijakan ketahanan pangan Indonesia dan mencakup kemungkinan strategi untuk memperkuat sistem pertanian dan pangan negara.

"Harga pangan di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia, dan tantangan utama di sektor ini terkait dengan peningkatan keterjangkauan dan nilai gizi pangan, terutama bagi segmen masyarakat miskin," ujar Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia Ralph Van Doom dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Di antara rekomendasi dalam laporan tersebut adalah pergeseran dari fokus pada peningkatan output ke peningkatan produktivitas tanaman dan ternak, peningkatan diversifikasi tanaman, dan beralih dari melindungi pasar domestik dengan pembatasan impor menjadi mendukung peningkatan daya saing pertanian.

(Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Aturan Perpajakan dalam UU Cipta Kerja Bisa Ciptakan Inovasi Usaha)

"Pandemi telah membawa peluang untuk mengubah sistem pertanian pangan Indonesia. Untuk mencapai hal ini, diperlukan pengalihan fokus pada ketahanan pangan di luar swasembada beras dan makanan pokok ke pertimbangan yang lebih seimbang tentang ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas pangan untuk semua, didukung oleh kebijakan baru dan peningkatan belanja publik," kata Ralph.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Dunia Siaga! Bank Dunia...
Dunia Siaga! Bank Dunia Peringatkan Guncangan Pasokan Energi Terparah dalam Sejarah Resmi Dimulai
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
Purbaya Sebut Bank Dunia...
Purbaya Sebut Bank Dunia Lakukan Dosa Besar dan Salah Hitung
RUU Satu Data Momentum...
RUU Satu Data Momentum Penguatan Database Perpajakan
OTT Pejabat Pajak di...
OTT Pejabat Pajak di Banjarmasin, KPK: Momentum Pembenahan Sistem Perpajakan
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Rekomendasi
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Tiga Kartu Merah Warnai...
Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Rekor Lama Terancam?
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved