Petani dan Penyuluh di Tanah Bumbu Percepat Tanam Padi
Rabu, 13 Mei 2020 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, berpesan agar penyuluh dan petani tetap bekerja sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu rajin mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi kerumunan orang, dan berjemur pagi hari sambil bekerja di lahan pertanian.
"Masyarakat Indonesia semua butuh pangan. Dari pangan yang sehat dan bergizi maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat, otomatis membuat bangsa kita sehat. Ketersediaan pangan dan olahan yang sehat itu semua berkat kalian sebagai pahlawan pertanian, sebagai pejuang melawan Covid-19. Dan ingat tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19, jaga jarak aman, pakai masker, dan selalu menjaga kebersihan tangan, serta kesehatan," ucap Dedi di Jakarta, Rabu (13/5/2020).
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan kepada seluruh insan pertanian bahwa di tengah pandemi Covid-19, petani dan penyuluh pertanian harus tetap produktif. Sebab, ketersediaan kebutuhan pangan sehingga tidak terjadi krisis pangan.
"Walau dalam kondisi pandemi Covid-19, jangan berhenti, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama satu bulan," katanya.
Tak hanya itu, Mentan juga minta pejabat daerah beserta jajarannya harus memastikan ketersediaan pangan di daerah masing-masing. "Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan nasional aman dan terkendali dengan baik," ujar SYL.
"Masyarakat Indonesia semua butuh pangan. Dari pangan yang sehat dan bergizi maka akan membuat imunitas tubuh yang kuat, otomatis membuat bangsa kita sehat. Ketersediaan pangan dan olahan yang sehat itu semua berkat kalian sebagai pahlawan pertanian, sebagai pejuang melawan Covid-19. Dan ingat tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19, jaga jarak aman, pakai masker, dan selalu menjaga kebersihan tangan, serta kesehatan," ucap Dedi di Jakarta, Rabu (13/5/2020).
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan kepada seluruh insan pertanian bahwa di tengah pandemi Covid-19, petani dan penyuluh pertanian harus tetap produktif. Sebab, ketersediaan kebutuhan pangan sehingga tidak terjadi krisis pangan.
"Walau dalam kondisi pandemi Covid-19, jangan berhenti, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama satu bulan," katanya.
Tak hanya itu, Mentan juga minta pejabat daerah beserta jajarannya harus memastikan ketersediaan pangan di daerah masing-masing. "Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan nasional aman dan terkendali dengan baik," ujar SYL.
(bon)
Lihat Juga :