Vaksin China Disebut Paling Jelek, Begini Reaksi Pemerintah

Senin, 21 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
Vaksin China Disebut...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara vaksinasi Covid-19 dari Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM), Lucia Rizka Andalusia menegaskan, hingga saat ini tidak ada dokumen dan informasi resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) . Dokumentasi itu ihwal membandingkan respons imunitas 10 kandidat vaksin.

Pernyataan Lucia sekaligus merespon beredar pemberitaan di media massa bahwa WHO membandingkan 10 vaksin Covid-19 dan Sinovac yang paling lemah dan Indonesia satu-satunya yang memesan vaksin China, Sinovac . "Sudah mengkonfirmasi kepada pihak WHO di Indonesia. Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima MNC News Portal, Senin (21/12/2020).

Baca Juga: Terungkap! Alasan Pemerintah Pilih Vaksin China Ketimbang Pfizer dan Moderna

Selain itu, informasi bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat. Selain Indonesia, sejumlah negara telah melakukan pemesanan vaksin asal China tersebut seperti Brazil, Turki, Chile, Singapura, dan Filipina. "Bahkan, Mesir juga sedang bernegosiasi untuk bisa memproduksi vaksin Sinovac di Mesir," kata dia.

Pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa vaksinasi hanya dilakukan dengan vaksin yang aman, efektif, dan bermutu secepatnya. Badan POM, bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli akan memastikan dan mengawal aspek keamanan, khasiat serta mutu dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO.

Baca Juga: Inilah Tiga Vaksin China yang akan Digunakan di Indonesia

Keberhasilan penanganan Covid di Indonesia, akan menjadi keberhasilan kita sebagai bangsa dan juga sebagai bagian dari masyarakat dunia. Salah satu upaya percepatan untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi yang perlu dijalankan bersama dengan disiplin 3M.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Karyawan Pfizer Curi...
Karyawan Pfizer Curi Dokumen Rahasia Vaksin Covid-19, Sudah Bocor?
4 Fakta Vaksin Booster...
4 Fakta Vaksin Booster 2022, Cek Harga Sinovac hingga Pfizer di Sini
Vaksin Booster Berbayar...
Vaksin Booster Berbayar Dimulai 2022, Intip Bocoran Harga Sinovac hingga Pfizer
5 Juta Vaksin Sinovac...
5 Juta Vaksin Sinovac Tiba, Airlangga Minta Masyarakat Tak Pilih-pilih Vaksin
Telat Vaksin Dosis Kedua,...
Telat Vaksin Dosis Kedua, Vaksinolog: Tak Perlu Khawatir
Pemerintah Tambah Pasokan...
Pemerintah Tambah Pasokan 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
WHO Sebut Covid-19 Masih...
WHO Sebut Covid-19 Masih Menjadi Kondisi Darurat Internasional
Rekomendasi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved