Vaksin Sputnik V Asal Rusia Diklaim Bisa Kebal Covid-19 Selama Dua Tahun
Senin, 21 Desember 2020 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
“Uji klinis tahap tiga dari vaksin Sputnik V, telah dilakukan sesuai dengan standar dan praktik internasional yang terbaik. Selama uji klinis, keamanan vaksin terus dipantau. Berbagai informasi juga dianalisa oleh Komite Pemantau Independen yang terdiri dari ilmuwan terkemuka,” tambahnya.
Berdasarkan data inilah, Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko menyebut bahwa vaksin Sputnik V sangat efektif dan aman untuk disuntikkan ke orang-orang guna menghentikan penyebaran virus Covid-19. ( Baca juga:Kunjungi Markas FPI, Staf Kedubes Jerman Dipulangkan )
“Data terbaru tentang kemanjuran vaksin buatan Gamaleya Research Center sangat menggembirakan. Saat ini menjadi jelas bagi semua orang bahwa akhir pandemi Covid-19 hanya bisa terjadi setelah dilakukannya vaksinasi massal dari seluruh populasi global,” ungkap Murashko seperti dikutip RDIF.
Sementara itu CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan bahwa data yang diperoleh ini akan menjadi dasar bagi laporan yang digunakan untuk mengajukan aplikasi pendaftaran percepatan vaksin Rusia di sejumlah negara lain.
“Kami juga melihat minat yang tinggi dari perusahaan farmasi internasional terhadap vaksin Gamaleya Research Center, karena penggunaan komponen Sputnik V yang dikombinasikan dengan vaksin lain dapat meningkatkan kemanjurannya secara signifikan,” tutup Kirill Dimitriev.
Berdasarkan data inilah, Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko menyebut bahwa vaksin Sputnik V sangat efektif dan aman untuk disuntikkan ke orang-orang guna menghentikan penyebaran virus Covid-19. ( Baca juga:Kunjungi Markas FPI, Staf Kedubes Jerman Dipulangkan )
“Data terbaru tentang kemanjuran vaksin buatan Gamaleya Research Center sangat menggembirakan. Saat ini menjadi jelas bagi semua orang bahwa akhir pandemi Covid-19 hanya bisa terjadi setelah dilakukannya vaksinasi massal dari seluruh populasi global,” ungkap Murashko seperti dikutip RDIF.
Sementara itu CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan bahwa data yang diperoleh ini akan menjadi dasar bagi laporan yang digunakan untuk mengajukan aplikasi pendaftaran percepatan vaksin Rusia di sejumlah negara lain.
“Kami juga melihat minat yang tinggi dari perusahaan farmasi internasional terhadap vaksin Gamaleya Research Center, karena penggunaan komponen Sputnik V yang dikombinasikan dengan vaksin lain dapat meningkatkan kemanjurannya secara signifikan,” tutup Kirill Dimitriev.
(uka)
Lihat Juga :