Vaksin Covid-19 Paling Efektif di Dunia Diklaim Cuman Ada Tiga Jenis
Selasa, 22 Desember 2020 - 22:17 WIB
loading...
Apa sih vaksin yang memiliki tingkat efektivitas paling tinggi? Saat ini tercatat ada tiga jenis vaksin yang paling efektif di dunia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Beberapa hari terakhir publik di Indonesia digegerkan oleh laporan Al Jazeera yang menyebutkan bahwa vaksin Sinovac asal China memiliki efektivitas terhadap imunitas tubuh paling rendah. Hal itu apabila dibandingkan dengan 10 jenis vaksin yang siap edar dari produsen lain.
(Baca Juga: Mereka Para Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia )
Selain itu, laporan yang bersumber dari data Reuters dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tersebut juga menyebutkan bahwa dari 20 negara, Indonesia tercatat sebagai satu-satunya negara yang memesan vaksin Sinovac.
Lantas, apa sih vaksin yang memiliki tingkat efektivitas paling tinggi? Saat ini tercatat ada tiga jenis vaksin yang paling efektif di dunia, yakni Pfizer-BioNtech asal Jerman (efektivitas 95%), Moderna-NIAID asal Amerika Serikat (efektivitas 94,1%), dan Sputnik V asal Rusia (efektivitas 91,4%).
Ketiga jenis vaksin tersebut tidak hanya unggul dari sisi efektivitas, namun juga unggul dari beberapa indikator lain seperti lama perlindungan. Diketahui, Sputnik V menjadi vaksin dengan tingkat durasi perlindungan paling lama yakni 2 tahun.
(Baca Juga: Mereka Para Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia )
Selain itu, laporan yang bersumber dari data Reuters dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tersebut juga menyebutkan bahwa dari 20 negara, Indonesia tercatat sebagai satu-satunya negara yang memesan vaksin Sinovac.
Lantas, apa sih vaksin yang memiliki tingkat efektivitas paling tinggi? Saat ini tercatat ada tiga jenis vaksin yang paling efektif di dunia, yakni Pfizer-BioNtech asal Jerman (efektivitas 95%), Moderna-NIAID asal Amerika Serikat (efektivitas 94,1%), dan Sputnik V asal Rusia (efektivitas 91,4%).
Ketiga jenis vaksin tersebut tidak hanya unggul dari sisi efektivitas, namun juga unggul dari beberapa indikator lain seperti lama perlindungan. Diketahui, Sputnik V menjadi vaksin dengan tingkat durasi perlindungan paling lama yakni 2 tahun.
Lihat Juga :