Wow, Indonesia Bakal Punya Gedung Setinggi Empire State Building
Rabu, 23 Desember 2020 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, Le Parc: The Mansion, The Townhomes, dan The Terraces Tower. Gedung ini mencakup hunian mewah bertingkat sedang dengan konsep “Garden of Eden” yang memiliki fasilitas unik, yaitu sebuah Taman Tengah bergaya Eropa asri nan cantic. Garden of Eden akan disejukkan oleh pendingin ruangan sepanjang hari serta dinaungi atap kaca megah yang dapat dibuka.
"Ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia,” imbuh Avin menegaskan.
Sementara itu, Project Director PT Putragaya Wahana, Herman Bunjamin mengungkapkan Tower Autograph dan Luminary dirancang oleh Kohn Pedersen Fox (KPF), arsitek kenamaan dari Amerika yang telah berhasil mendesain gedung-gedung tertinggi dan ikonik di dunia, antara lain Shanghai World Financial Center, International Commerce Centre (Hong Kong), Lotte World Tower (Seoul), Civic Tower (Beijing), dan One Vanderbilt (New York).
"Ketinggian Autograph Tower yang mencapai 385 meter akan menyaingi ketinggian Empire State Building di New York dengan tinggi 381 meter. Selain itu, adanya Menara Observasi dan area Sky Garden di tower ini tentunya akan dapat menambah daya tarik tersendiri bagi Thamrin Nine, dan juga bagi Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Asia," jelas Herman.
Untuk membesut proyek "menara langit" itu, PT Putragaya Wahana harus merogoh kocek hingga Rp8 triliun. Awalnya, pendanaan proyek bergengsi itu sekitar Rp7 triliun, cuma gara-gara ada pandemi biayanya jadi membengkak. Investasi itu belum termasuk harga tanah di kawasan super-mahal tersebut.
"Ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia,” imbuh Avin menegaskan.
Sementara itu, Project Director PT Putragaya Wahana, Herman Bunjamin mengungkapkan Tower Autograph dan Luminary dirancang oleh Kohn Pedersen Fox (KPF), arsitek kenamaan dari Amerika yang telah berhasil mendesain gedung-gedung tertinggi dan ikonik di dunia, antara lain Shanghai World Financial Center, International Commerce Centre (Hong Kong), Lotte World Tower (Seoul), Civic Tower (Beijing), dan One Vanderbilt (New York).
"Ketinggian Autograph Tower yang mencapai 385 meter akan menyaingi ketinggian Empire State Building di New York dengan tinggi 381 meter. Selain itu, adanya Menara Observasi dan area Sky Garden di tower ini tentunya akan dapat menambah daya tarik tersendiri bagi Thamrin Nine, dan juga bagi Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Asia," jelas Herman.
Untuk membesut proyek "menara langit" itu, PT Putragaya Wahana harus merogoh kocek hingga Rp8 triliun. Awalnya, pendanaan proyek bergengsi itu sekitar Rp7 triliun, cuma gara-gara ada pandemi biayanya jadi membengkak. Investasi itu belum termasuk harga tanah di kawasan super-mahal tersebut.
Lihat Juga :