Selalu Ngurusin Gaji PNS, Menteri Tjahjo Tak Tahan untuk Bercerita Soal Gajinya Sendiri

Selasa, 29 Desember 2020 - 09:19 WIB
loading...
Selalu Ngurusin Gaji...
MenpanRB Tjahjo Kumolo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo membeberkan nominal gajinya sebagai pejabat eksekutif di kabinet Indonesia Maju. Saat ini dia diupah negara sebesar Rp20 juta per bulannya sebagai gaji pokok.

Angka itu tidak termasuk tunjangan kinerja yang dia sebut sebesar Rp18 juta. Meski begitu, penerimaan yang disampaikan Tjahjo belum termasuk insentif lain yang sudah ditetapkan pemerintah. ( Baca juga:Gaji PNS Rp9 Juta, Menteri Tjahjo: Ada Pandemi Kami Memahami Ada Penundaan )

Sambil berkelakar, Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu menyebut lebih "enak" menjadi anggota legislatif atau DPR daripada seorang Menteri. "Enak jadi anggota DPR," kata dia, dikutip Rabu (29/12/2020).

Tjahjo memang pernah menjabat sebagai anggota legislatif selama enam periode (1986-2014). Sebagai mantan anggota legislatif, dia menuturkan, penghasilannya bisa mencapai ratusan juta per bulan. Jumlah itu sudah terdiri dari gaji pokok, tunjangan, hingga insentif lainnya.

Dari ceritanya, dia pernah menerima gaji senilai Rp1 juta rupiah sejak pertama kali menjadi anggota DPR pada tahun 1986 lalu. Sementara tunjangan yang diperoleh saat itu sebesar Rp4 juta. Namun, nominal itu belum termasuk pajak yang harus dibayarkan. "Saya masuk jadi anggota DPR pertama di tahun 1986, gaji pokok saya Rp1 juta dipotong pajak. Ditambah tunjangan kira-kira Rp4 juta," kata dia.

Sebelum pensiun dari DPR pada 2014 silam, lanjut Tjahjo, dia pernah mengalami kenaikan gaji pokok dari angka Rp1 juta hingga menjadi Rp20 juta per bulannya. Sementara tunjangan kinerja sebesar 18 juta, belum termasuk insentif lainnya. Secara akumulatif, upaah yang dia terima dari negara sebesar Rp260 juta per bulan.

"Selama enam periode, gaji pokok saya Rp1 juta meningkat menjadi Rp20 juta, ditambah tunjangan kinerja Rp18 juta. Padahal gaji sebagai anggota DPR itu Rp20 juta, belum dengan lain-lain, bisa Rp260 juta. Begitu jadi Menteri kembali ke Rp20 juta dan ke Rp18 juta," ujarnya sambil tertawa. ( Baca juga:Muhasabah, Amalan Utama Orang Beriman )

Lelaki lulusan Universitas Diponegoro itu kembali menekankan makna dari ceritanya sendiri. Dia menegaskan, penghasilan tidak akan membuat seseorang menjadi puas, manakala seseorang kerap membandingkan penghasilannya dengan penghasilan orang lain yang lebih besar. Mestinya, kata dia, orang juga harus melihat ke bawah, masih banyak orang yang gajinya lebih kecil.

"Kita punya penghasilan, kalau kita melihat penghasilan kita, selalu melihat ke atas, yo tidak akan pernah puas-puasnya. Tapi kalau kita melihat ke bawah, masih banyak yang harus kita lihat berbagai hal yang ada," ujar dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evaluasi WFH ASN Pekan...
Evaluasi WFH ASN Pekan Pertama, MenPANRB: Cukup Menggembirakan
MenpanRB Beri Semangat...
MenpanRB Beri Semangat ASN yang Bekerja di IKN: Wajah Peradaban Baru Indonesia
Cek Gaji Nusron Wahid...
Cek Gaji Nusron Wahid Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, Lengkap dengan Tunjangan
Pengangkatan CPNS dan...
Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Ditunda, MenpanRB Sudah Lapor ke Presiden
ASN Work From Anywhere...
ASN Work From Anywhere Mulai 24 Maret 2025, SE MenpanRB Sudah Terbit
Intip Gaji dan Tunjangan...
Intip Gaji dan Tunjangan Satryo Soemantri Brodjonegoro, Mendikti Saintek yang Didemo Pegawainya
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Isu Potong Gaji Menteri,...
Isu Potong Gaji Menteri, Seskab Teddy: Tanya kepada yang Menyampaikan Kemarin
Rekomendasi
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved