Siap-siap! Pasar Obligasi RI Diprediksi Makin Moncer di 2021
Jum'at, 01 Januari 2021 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Faktor kedua adalah stimulus dari bank sentral yang meningkatkan likuiditas di sistem finansial. Tingginya likuiditas di sistem finansial meningkatkan permintaan untuk obligasi, karena perbankan yang mengalami kelebihan likuiditas dapat memarkir dananya di obligasi.
(Baca Juga: Obligasi Korporasi Lebih Menggiurkan Dibanding Punya Pemerintah)
Faktor ketiga adalah bank sentral dan pemerintah yang berhasil menjaga kredibilitas. Peranan otoritas dan regulator dalam menerapkan kebijakan yang tepat dan kredibel sangat penting untuk menjaga keyakinan pasar di tengah kondisi pasar yang volatil. Secara umum pemerintah dan Bank Indonesia berhasil melakukan hal tersebut, terlihat dari permintaan investor domestik yang kuat dan investor asing yang mulai kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia.
"Kami melihat 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi, melanjutkan tema dari semester II/2020 di mana data ekonomi mulai menunjukkan perbaikan. Secara makroekonomi kami melihat beberapa faktor yang dapat menjadi tema utama pasar di tahun 2021," tandasnya.
(Baca Juga: Obligasi Korporasi Lebih Menggiurkan Dibanding Punya Pemerintah)
Faktor ketiga adalah bank sentral dan pemerintah yang berhasil menjaga kredibilitas. Peranan otoritas dan regulator dalam menerapkan kebijakan yang tepat dan kredibel sangat penting untuk menjaga keyakinan pasar di tengah kondisi pasar yang volatil. Secara umum pemerintah dan Bank Indonesia berhasil melakukan hal tersebut, terlihat dari permintaan investor domestik yang kuat dan investor asing yang mulai kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia.
"Kami melihat 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi, melanjutkan tema dari semester II/2020 di mana data ekonomi mulai menunjukkan perbaikan. Secara makroekonomi kami melihat beberapa faktor yang dapat menjadi tema utama pasar di tahun 2021," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :