Nilai Belanja Perpajakan 2019 Tembus Rp257,2 Triliun
Jum'at, 01 Januari 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebagian besar belanja perpajakan PPN dan PPnBM ini terkait dengan upaya pengurangan beban pajak pengusaha kecil. Sedangkan berdasarkan penerimanya, belanja perpajakan dimanfaatkan oleh dunia usaha (50,9%) dan rumah tangga (49,1%).
Lalu, berdasarkan fungsi, belanja perpajakan tahun 2019 paling besar ditujukan untuk fungsi ekonomi, yaitu sebesar Rp152,1 triliun (59,1% dari total belanja perpajakan) disusul dengan pelayanan umum dan perlindungan sosial (12,9% dan 11,6%) serta fungsi kesehatan dan pendidikan (8,3% dan 5,7%).
(Baca Juga: Tahun 2020 Mau Tutup Buku, Penerimaan Pajak Masih Tekor Banyak)
Hal ini mengafirmasi besarnya dukungan pemerintah untuk bidang-bidang prioritas ini, sebagai tambahan atas sisi alokasi belanja negara yang besar untuk fungsi APBN ini.
Febrio menjelaskan, konsistensi dan peningkatan kualitas publikasi Laporan Belanja Perpajakan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas kebijakan fiskal di bidang perpajakan.
Lalu, berdasarkan fungsi, belanja perpajakan tahun 2019 paling besar ditujukan untuk fungsi ekonomi, yaitu sebesar Rp152,1 triliun (59,1% dari total belanja perpajakan) disusul dengan pelayanan umum dan perlindungan sosial (12,9% dan 11,6%) serta fungsi kesehatan dan pendidikan (8,3% dan 5,7%).
(Baca Juga: Tahun 2020 Mau Tutup Buku, Penerimaan Pajak Masih Tekor Banyak)
Hal ini mengafirmasi besarnya dukungan pemerintah untuk bidang-bidang prioritas ini, sebagai tambahan atas sisi alokasi belanja negara yang besar untuk fungsi APBN ini.
Febrio menjelaskan, konsistensi dan peningkatan kualitas publikasi Laporan Belanja Perpajakan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas kebijakan fiskal di bidang perpajakan.
(fai)
Lihat Juga :