Waktu 3,5 Tahun untuk Vaksinasi Terlalu Lama, Anggota DPR: Kita Mau 12 Bulan Tuntas
Minggu, 03 Januari 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, selain terus mengampanyekan protokol kesehatan, Singapura, Jepang, Korea Selatan, negara-negara ini mengalami resesi ekonomi yang sama dengan Indonesia, tetapi mereka dua langkah di depan kita sudah melakukan vaksinasi terhadap masyarakatnya," kata dia.
(Baca juga: Karena Cantik, Sabina Altynbekova Sempat Dimanfaatkan Agen Jepang )
Kamrussamad menyebut, dengan jangka waktu 3,5 tahun untuk proses vaksinasi Covid-19 perlu dievaluasi kembali. Dia mengingatkan agar vaksinasi jangan sampai dijadikan alat untuk kampanye Pilpres 2024.
"Untuk vaksin tadi perlu ditinjau 3,5 tahun itu, kenapa? Jangan sampai vaksin menjadi alat untuk kampanye politik Pilpres 2024, karena kalau liat timeline-nya 3,5 tahun itu finishnya di 2023, persis masa pendaftaran pilpres pada Agustus 2023, sehingga kita mau supaya vaksin 12 bulan sudah tuntas," ucapnya.
(Baca juga: Karena Cantik, Sabina Altynbekova Sempat Dimanfaatkan Agen Jepang )
Kamrussamad menyebut, dengan jangka waktu 3,5 tahun untuk proses vaksinasi Covid-19 perlu dievaluasi kembali. Dia mengingatkan agar vaksinasi jangan sampai dijadikan alat untuk kampanye Pilpres 2024.
"Untuk vaksin tadi perlu ditinjau 3,5 tahun itu, kenapa? Jangan sampai vaksin menjadi alat untuk kampanye politik Pilpres 2024, karena kalau liat timeline-nya 3,5 tahun itu finishnya di 2023, persis masa pendaftaran pilpres pada Agustus 2023, sehingga kita mau supaya vaksin 12 bulan sudah tuntas," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :