IHSG Awal Tahun 2021, Realisasi Vaksin Covid-19 Jadi Perhatian Utama Investor

Selasa, 05 Januari 2021 - 09:07 WIB
loading...
IHSG Awal Tahun 2021,...
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun 2021 diyakini masih akan dipengaruhi oleh realisasi vaksin Covid-19. Sedangkan larangan WNA tidak terlalu jadi sentimen. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyebut bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun 2021 akan dipengaruhi oleh realisasi vaksin Covid-19 . Menurutnya, sentimen investor pada perdagangan awal tahun ini masih berpusat pada realisasi vaksin.

"Biasanya perdagangan pembukaan akan cukup baik, tapi setelah itu mungkin akan sedikit terkonsolidasi di pekan ini, jadi mungkin indeksnya akan agak bagus pekan ini, cenderung menunggu bagaimana realisasi vaksin," ujar Hans saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (5/1/2021).

(Baca Juga: 32 Provinsi Sudah Terima Vaksin Sinovac, Bio Farma Distribusikan 714.240 Dosis )

Sementara itu, terkait larangan Warga Negara Asing (WNA) untuk masuk ke Indonesia pada 1-14 Januari 2021 tidak terlalu menjadi sentimen pada pergerakan IHSG pekan ini. Hans menyebut, sentimen tersebut telah mempengaruhi pergerakan IHSG pada perdagangan pekan lalu dan membuat IHSG anjlok.

Selain pelarangan WNA, anjloknya IHSG pekan lalu juga didorong kekhawatiran pelaku pasar dengan adanya pernyataan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria tentang kemungkinan wilayahnya akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang ketat.

IHSG Awal Tahun 2021, Realisasi Vaksin Covid-19 Jadi Perhatian Utama Investor


"Dan itu menyebabkan pasar terkoreksi turun, bersamaan juga dengan pernyataan menteri luar negeri yang melarang WNA masuk ke Indonesia. Jadi, dua faktor itu sebenarnya sudah terjadi di pasar dan kalau kita lihat kan ga terjadi PSBB ketat dan cenderung dilakukan PSBB transisi lagi," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved