Dua Provinsi Ini Penerima Dosis Vaksin Sinovac Terbanyak, Cek Rinciannya

Selasa, 05 Januari 2021 - 11:31 WIB
loading...
Dua Provinsi Ini Penerima...
Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) telah mendistribusikan vaksin Covid-19 hasil produksi perusahaan China, Sinovac. Dimana dua provinsi ini menjadi penerima terbanyak, cek rinciannya di sini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) telah mendistribusikan vaksin Covid-19 hasil produksi perusahaan China, Sinovac . Tercatat, hingga Selasa (5/1/2021) sudah 34 Provinsi yang menerima kedatangan vaksin tersebut.

(Baca Juga: Bio Farma Sesumbar Vaksin Sinovac Mampu Melumpuhkan Covid-19 )

Meski begitu, masing-masing wilayah tidak menerima jumlah dosis atau vial vaksin yang sama. Dalam keterangan resmi yang diterima MNC News Portal, Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) adalah dua wilayah penerima vial vaksin terbanyak, di mana, masing- masing memperoleh 62.560 dan 77.760 vial vaksin.

Sementara itu, dua wilayah paling kecil menerima dosis vaksin adalah Bangka Belitung 6.280 dan Gorontalo sebanyak 4.800 vial vaksin. Sekretaris Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, pengiriman kepada masing-masing daerah berdasarkan permintaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

(Baca Juga: Pantau Distribusi Vaksin Sinovac, Bio Farma Punya Pusat Komando Canggih )

"Total (pengiriman) ke Jabar 49.360 vial. Jumlah yg dikirimkan ke masing-masing Provinsi berdasarkan permintaan jumlah dari Kemenkes," katanya saat dihubungi, Selasa (5/1/2021).

Adapun rincian wilayah penerima vaksin dan besaran vial yang diterima:

1. Jawa Tengah 62.560 vial

2. Jawa Timur 77.760 vial

3. Bali 31.000 vial

4. Banten 14.560 vial

5. Bengkulu 20.280 vial

6. Sumatera Barat 36.920 vial

7. Lampung 40.520 vial
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Sah! Erick Thohir Angkat...
Sah! Erick Thohir Angkat Shadiq Akasya jadi Direktur Utama Bio Farma
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Ini Alasan Harvey Moeis...
Ini Alasan Harvey Moeis dan Sandra Dewi Masuk Daftar Penerima Bantuan BPJS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved