Pemerintah Lelang 5 Sukuk Syariah, Ini Jadwalnya
Rabu, 06 Januari 2021 - 12:46 WIB
loading...
Kementerian Keuangan kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada 12 Januari 2021. (Foto: Dok. Sindonews)
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atauSukuk Negarapada 12 Januari 2021. Adapun, seri SBSNyang akan dilelang adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) dan Project BasedSukuk(PBS) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021. Terdapat lima sukuk negara yang akan dilelang yaitu SPN-S 13072021, PBS027, PBS017, PBS029, PBS004, dan PBS028.
“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 12 Januari 2021. Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021,” tulisDirektorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/1/2021).
(Baca juga:12 Tahun, RI Terbitkan Sukuk Negara Rp1.538 Triliun)
SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang.
Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.
“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 12 Januari 2021. Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021,” tulisDirektorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/1/2021).
(Baca juga:12 Tahun, RI Terbitkan Sukuk Negara Rp1.538 Triliun)
SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang.
Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Dealer Utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.
Lihat Juga :