Gandeng Sektor Industri, Kemenperin Gelar Pendidikan Vokasi Setara D-1

Selasa, 05 Januari 2021 - 21:25 WIB
loading...
Gandeng Sektor Industri,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus mendukung penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi industri, sekaligus mendukung program Making Indonesia 4.0. Salah satunya melalui penyelenggaraan program pendidikan setara diploma satu (D-1) yang bersinergi dengan industri.

“Contoh implementasinya adalah penandatanganan MoU kerja sama antara Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Kemenperin dengan PT Pupuk Kaltim,” kata Kepala BPSDMI Kemenperin Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Eko menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan SDM terampil dan kompeten bagi sektor industri. “Untuk program ini, PT Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Politeknik APP Jakarta, salah satu politeknik di bawah BPSDMI Kemenperin untuk menyelenggarakan program D1 Pemasaran dan Logistik,” tuturnya. ( Baca juga:IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik )

Program vokasi industri yang diselenggarakan BPSDMI Kemenperin juga diharapkan dapat menciptakan wirausaha industri baru. “Kemenperin telah memfasilitasi 18 kelas program setara D1 untuk 607 peserta D1 di 10 provinsi dan 12 kabupaten/kota. Kegiatan pendidikan setara D1 ini merupakan salah satu wujud program link and match yang menjadi kebutuhan industri,” imbuhnya.

Eko menambahkan, siswa SMA atau SMK yang lulus sebelum usia 18 tahun bisa mengikuti program setara D-1 tersebut. Penerapan program ini lebih banyak praktik daripada teori. “Sehingga ketika lulus, bisa menjadi tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan mandiri,” terangnya.

Di samping itu, Kemenperin baru saja menyelenggarakan wisuda nasional pada 28 November 2020 lalu yang meluluskan sebanyak 5.775 siswa dan mahasiswa dari 20 unit pendidikan vokasi di lingkungan Kemenperin. “Sebanyak 78,24% lulusan SMK serta 43,82% lulusan Politeknik dan akademi komunitas telah terserap di sektor industri, sementara sisanya melanjutkan pendidikan, menjadi wirausaha dan masih dalam proses rekrutmen di industri,” ujar Eko.

Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Pupuk Kaltim yang menjadi national lighthouse industry 4.0. Perusahaan tersebut diharapkan dapat menjadi agen transformasi industri 4.0 dan mitra Pusat Inovasi Digital Industri (PIDI) 4.0. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah dalam upaya menyiapkan SDM terampil untuk masa depan sehingga bisa beradaptasi dan bertransformasi di era industri 4.0.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Rekomendasi
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved