Menangkap Sinyal IPO Startup Besar, BEI Siapkan Regulasi
Rabu, 06 Januari 2021 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai contoh, seperti pada perusahaan konvensional, umumnnya investor akan melihat bottom line, melihat laba. Namun, karakteristik perusahaan-perusahaan e-commerce dan teman-temannya berbeda dengan melihat bagaimana growth opportunity itu akan ditunjukkan,” jelasnya.
(Baca Juga: Tahun Ini Bursa Efek Indonesia Jadi Jawara IPO di Kawasan ASEAN )
Untuk itu, lanjut dia, dengan karakteristik yang berbeda antara perusahaan konvensional dengan e-commerce maka menurutnya semua pihak harus belajar Kembali dalam melihat performa perusahaan tersebut.
“Untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki karakteristik khusus kita mesti belajar lagi melihat performance bukan hanya dari bottom line tapi growth opportunity bisa saja, dalam periode waktu tertentu 5-7 tahun lagi, bottom line masih belum hijau, namun growth opportunity yang akan ditunjukkan oleh perusahaan tersebut akan lebih promising,” tukasnya.
(Baca Juga: Tahun Ini Bursa Efek Indonesia Jadi Jawara IPO di Kawasan ASEAN )
Untuk itu, lanjut dia, dengan karakteristik yang berbeda antara perusahaan konvensional dengan e-commerce maka menurutnya semua pihak harus belajar Kembali dalam melihat performa perusahaan tersebut.
“Untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki karakteristik khusus kita mesti belajar lagi melihat performance bukan hanya dari bottom line tapi growth opportunity bisa saja, dalam periode waktu tertentu 5-7 tahun lagi, bottom line masih belum hijau, namun growth opportunity yang akan ditunjukkan oleh perusahaan tersebut akan lebih promising,” tukasnya.
(akr)
Lihat Juga :