Siap-siap, Menko Airlangga Sebut Vaksinasi Dimulai Pekan Depan
Kamis, 07 Januari 2021 - 12:44 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan minggu depan vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah tengah menjadwalkan proses vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan minggu depan vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan.
"Minggu depan akan melakukan vaksinasi yang mana beberapa negara juga sudah melakukan vaksinasi," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (7/1/2021).
(Baca Juga: Jelang Vaksinasi, Menkes Minta Media Bantu Ingatkan Dua Hal Ini)
Penjadwalan vaksinasi gratis ini juga dibarengi pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di beberapa daerah di Jawa dan Bali. Sementara, di beberapa negara yang tengah melakukan vaksinasi memilih untuk melakukan lockdown agar proses imunisasi Covid-19 berjalan lancar. "Negara lain melakukan lockdown untuk melakukan vaksinasi. Tapi kita kan enggak, hanya membatasi saja," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan biaya anggaran untuk proses vaksinasi gratis tahun ini mencapai sebesar Rp74 triliun. Alokasi ini meningkat dari perkiraan awal sebelumnya yang mencapai Rp54,4 triliun.
"Minggu depan akan melakukan vaksinasi yang mana beberapa negara juga sudah melakukan vaksinasi," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (7/1/2021).
(Baca Juga: Jelang Vaksinasi, Menkes Minta Media Bantu Ingatkan Dua Hal Ini)
Penjadwalan vaksinasi gratis ini juga dibarengi pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di beberapa daerah di Jawa dan Bali. Sementara, di beberapa negara yang tengah melakukan vaksinasi memilih untuk melakukan lockdown agar proses imunisasi Covid-19 berjalan lancar. "Negara lain melakukan lockdown untuk melakukan vaksinasi. Tapi kita kan enggak, hanya membatasi saja," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan biaya anggaran untuk proses vaksinasi gratis tahun ini mencapai sebesar Rp74 triliun. Alokasi ini meningkat dari perkiraan awal sebelumnya yang mencapai Rp54,4 triliun.
Lihat Juga :