Erick Thohir Minta Kepala Daerah Jaga Tempat Penyimpanan Vaksin Covid-19

Kamis, 07 Januari 2021 - 17:47 WIB
loading...
Erick Thohir Minta Kepala...
Vaksin Covid-19 disimpan di dalam kotak pendingin saat didistribusikan. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta seluruh Kepala Daerah untuk menjaga penyimpanan vaksin agar tetap berada di suhu 2-8 derajat celcius demi menjaga kualitas vaksin saat program vaksinasi Covid-19 dilakukan nantinya.

"Saya memohon dengan hormat kepada para pimpinan daerah, karena vaksin ini harus disimpan di suhu antara 2-8 derajat maka jangan sampai ada kegagalan di penyimpanannya," ujar Erick Thohir, Kamis (7/1/2021).

(Baca juga: Siap-siap, Menko Airlangga Sebut Vaksinasi Dimulai Pekan Depan )

Dia menyebut, jika vaksin Sinovac yang saat ini berada di Dinas Kesehatan Provinsi atau Kabupaten/Kota tidak diamankan dalam suhu yang telah ditentukan, maka vaksin yang akan diberikan untuk program vaksinasi kualitasnya sudah tidak sesuai.

"Jangan sampai ada kegagalan dalam penyimpanan di daerah sehingga kualitas vaksin akan menurun karena penyimpanan tidak sesuai standar," kata dia.

PT Bio Farma (Persero) sudah melakukan distribusi vaksin Covid-19 asal Sinovac, China, dari Bandung ke 35 Provinsi di Indonesia sejak 3-5 Januari 2021.

(Baca juga: Pemkot Bandung Siapkan 180 Tempat Vaksinasi COVID-19 )

Rinciannya, pada Minggu 3 Januari 2021 Bio Farma mendistribusikan sebanyak 401.240 vial vaksin ke 14 Provinsi. Sementara pada Senin hari ini, perseroan plat merah itu mengirimkan 313.000 vial vaksin di 18 Provinsi. Sedangkan pada 5 Januari kemarin, pihak Holding BUMN Farmasi mengirimkan kepada dua provinsi penerima yakni Jawa Barat (Jabar) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

"Pengiriman 3 Januari 2021 sudah dikirimkan ke 14 provinsi, dan saat ini sudah diterima dengan baik di masing-masing Dinas Kesehatan Provinsi," ujar Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto saat dihubungi MNC News Portal.



Bambang menegaskan, meskipun vaksin Sinovac sudah didistribusikan, namun penggunaan vaksin tetap harus menunggu Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
5 Fakta Vaksin Covid-19...
5 Fakta Vaksin Covid-19 IndoVac yang Diluncurkan Presiden Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved