Prioritas Menteri ESDM, dari Smelter hingga Mobil Listrik

Jum'at, 08 Januari 2021 - 17:51 WIB
loading...
Prioritas Menteri ESDM,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan langkah strategis Kementerian ESDM dalam menjawab tantangan yang dihadapi sektor ESDM di tahun 2021. Upaya-upaya tersebut akan segera diselesaikan secara cepat, cermat dan profesional.

"Ada beberapa program dan kegiatan yang menjadi prioritas Kementerian ESDM di tahun 2021," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Menteri Arifin melanjutkan, di subsektor mineral dan batu bara, pihaknya akan mempercepat proses pembangunan smelter, menyusun kebijakan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara dan pemenuhan kebutuhan domestik, impelementasi peningkatan penggunaan produksi dalam negeri (P3DN) dan peningkatan TKDN bidang minerba serta pengawasan dan penilaian reklamasi dan pascatambang berbasing teknologi penginderaan jarak jauh. ( Baca juga:Nah Kan...! Menteri ESDM Bakal Negosiasi Proyek Listrik 35GW )

Sementara di subsektor ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan dan konservasi energi, pemerintah akan memfokuskan ke pembangunan infrastruktur pembangkit listrik 27.000 mega watt (MW), transmisi 19.000 kms, gardu induk 38.000 MW, dan pengembangan smart grid. "Dari sektor transportasi, kita mendorong pemanfaatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai," jelas Arifin.

Ada pula program konversi pembangkit listrik BBM ke gas bumi atau EBT, pembangunan PJU tenaga surya sebanyak 22.000, revitalisasi PLT EBT, pembangunan PLTS penunjang kementerian/lembaga, dan alat penyalur daya listrik sebanyak 43.192 unit. "Untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan, kita akan membangun PLT Surya Atap dan PLTS Cold Storage," beber Arifin.

Sementara di subsektor geologi, modernisasi peralatan sistem mitigasi bencana geologi akan menjadi perhatian utama Kementerian ESDM. Selain itu ada juga pengembangan pusat informasi geologi/penetapan warisan geologi, pengembangan pos pengamatan gunung api, jaringan pemantauan ari tanah berbasis cekungan, survei keprospekan sumber daya dan cadangan panas bumi, serta menggali data dan informasi migas atau survei migas. ( Baca juga:Delapan Pebulutungkis Indonesia Diskors BWF Akibat Match Fixing )

Selain itu Kementerian ESDM juga akan program pendukung antara lain uji coba demo plant green diesel dan bioavtur, pembuatan peta potensi EBT (PLT Bayu, Hidro, Biomassa) dan energi arus laut, penilitian peningkatan nilai tambah batu bara, peningkatan kompetensi ASN, diklat industri sektor ESDM, hingga evaluasi rencana umum energi nasional.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Rekomendasi
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved