Harga Cabai Naik Tinggi, Mendag Lutfi Minta Maaf

loading...
Harga Cabai Naik Tinggi, Mendag Lutfi Minta Maaf
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Meski bukan sepenuhnya dalam kendali Kementerian Perdagangan (Kemendag) , Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tak segan meminta maaf terkait kenaikan harga cabai yang terjadi belakangan ini.

Ia mengatakan, fenomena kenaikan harga cabai bukan hal yang baru. Dalam kurun waktu satu tahun, harga cabai bisa mengalami kenaikan sebanyak 6 kali dan juga turun 6 kali.

(Baca Juga: Cabai Rawit Pedas Menggigit, Inflasi Minggu Pertama Januari Tembus 0,38%)

"Saya ingin ingatkan, cabai ini permintaannya sangat sensitif. Ibu-ibu itu, orang Indonesia makan cabainya adalah cabai segar. Jadi dalam 12 bulan itu saya jamin 6 kali harganya tinggi, dan 6 kali harganya rendah," katanya dalam konferensi pers, Senin (11/1/2021).



(Baca Juga : Sudah Cair ya Bunda, Ini Rincian BLT Keluarga Harapan Rp15 Juta )

Dalam urusan cabai, kata dia, menteri perdagangan akan selalu berada di posisi yang salah. Baik itu ketika harga cabai naik, maupun saat turun.

"Jadi ketika 6 kali harga tinggi, menteri perdagangan yang salah, dan 6 kali panen besar, menteri perdagangan juga yang salah. Jadi ini sudah nasib saya, tinggi salah, turun salah," ungkapnya.



Ia menjelaskan, cabai merupakan salah satu produk yang tidak bisa bertahan lama lebih dari satu bulan. Ketika panen harga cabai akan jatuh karena stok berlimpah. Namun, saat stok berlimpah tidak bisa disimpan lama, sehingga ketika musim paceklik harga menjadi tinggi.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top