Pegadaian Tawarkan Kemudahan Bagi Nasabah Terdampak Covid-19

Jum'at, 15 Mei 2020 - 09:25 WIB
loading...
Pegadaian Tawarkan Kemudahan...
Pegadaian mengikuti arahan pemerintah untuk mempermudah nasabah yang terdampak Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, PT Pegadaian (Persero) mengikuti arahan pemerintah untuk mempermudah nasabah yang terdampak. Salah satu kemudahan yang ditawarkan adalah melalui program Gadai Peduli, dimana Pegadaian memberikan bunga 0% selama tiga bulan untuk kredit kurang dari Rp1 juta. Program ini ditargetkan dapat menyasar 5 juta nasabah gadai, dengan rincian 3,5 juta nasabah existing dan 1,5 juta nasabah tambahan.

"Selain itu, kami juga memberikan kemudahan bagi produk non gadai, yaitu melalui relaksasi penundaan waktu pembayaran angsuran, perpanjangan masa kredit, dan pembebasan denda keterlambatan," ujar Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Di masa pandemi ini, Pegadaian berfokus pada sektor gadai dikarenakan transaksi produk non gadai yang cenderung menurun. "Target kami adalah sebesar Rp54 triliun baik untuk gadai dan non gadai. Gadai pun ada yang konvensional, ada yang syariah. Kalau tidak ada Covid-19, tadinya target ini harusnya bisa tercapai di bulan Juni," ucap Amoeng.

Di sisi lain, Pegadaian juga mencatat kenaikan jumlah nasabah hingga 430 ribu nasabah dari bulan Januari hingga April 2020, dengan total 11,463 juta nasabah dari seluruh Indonesia.

"Secara year-on-year (yoy), outstanding loan (OSL) kami naik sebesar Rp39 triliun pada April 2020 dibandingkan Rp34 triliun pada tahun lalu. Omset kami saat ini adalah sebesar Rp145 triliun," lanjutnya.

Hal menarik yang dia catat adalah naiknya transaksi gadai mobil dari bulan Januari hingga April 2020. "Jumlah mobil yang digadaikan naik hingga 30% dalam periode tersebut, dananya ada yang digunakan oleh nasabah untuk konsumsi, membayar gaji, dan keperluan lainnya," tambah Amoeng.

Dia menyampaikan bahwa kenaikan harga emas tidak terlalu signifikan bagi Pegadaian karena 90-95% portofolionya adalah emas. Di Pegadaian, bentuk tabungannya ada tabungan emas fisik dan buku tabungan emas.

"Bagi kami, yang penting adalah OSL, ketika anda menggadai, kami tidak pernah meng-input jumlah gram emas dalam sistem, hanya jumlah pinjaman. Namun ini bisa menjadi masukan untuk kedepannya," imbuh Amoeng.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pegadaian Umumkan Pemenang...
Pegadaian Umumkan Pemenang Badai Emas Periode III 2024
Permudah Nasabah Mendapatkan...
Permudah Nasabah Mendapatkan Pembiayaan, Pegadaian Gandeng Startup Fairbanc
Sepanjang 2023, Pegadaian...
Sepanjang 2023, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Cetak Kinerja Mentereng
Peduli Kesejahteraan...
Peduli Kesejahteraan Masyarakat, Pegadaian Impact Festival Hadir di Cimahi dan Banyuwangi
Direktur Keuangan dan...
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Raih CFO Award 2023
Pegadaian Raih The Best...
Pegadaian Raih The Best State Owned Enterprise 2023 sebagai Agen Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
The Gade Creative Lounge...
The Gade Creative Lounge Hadir di Universitas Mulawarman Untuk Mencetak Generasi Emas
Pegadaian Resmi Jadi...
Pegadaian Resmi Jadi Sponsor Utama Pegadaian Liga 2 Musim 2023/2024
Saatnya Merdeka Finansial...
Saatnya Merdeka Finansial dengan Emas bersama Pegadaian
Rekomendasi
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
Duel Jon Jones vs Tom...
Duel Jon Jones vs Tom Aspinall: Pujian Lawas Kontra Keraguan
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
38 menit yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
53 menit yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
3 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
4 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
4 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
6 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved