Neraca Dagang Surplus Bukti Ekonomi RI Masih Oke

Jum'at, 15 Januari 2021 - 10:55 WIB
loading...
Neraca Dagang Surplus...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Neraca dagang pada Desember yang mengalami surplus sebesar USD2,1 miliar menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia tidak terlalu buruk. Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan, surplus yang terjadi pada bulan Desember 2020 memang sudah diprediksi oleh berbagai kalangan.

( Baca juga:Neraca Perdagangan RI Desember 2020 Surplus USD2,1 Miliar )

"Perekonomian kita lebih banyak ditopang oleh perekonomian domestik. Jika ekonomi domestik kita sangat jeblok, maka surplus neraca dagang tidak akan mempunyai pengaruh yang siginifikan kepada perekonomian secara umum," kata Huda saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Kata dia, pengaruh dari permintaan non-migas global yang naik ikut mengerek harga berbagai komoditas. Indonesia mendapatkan keuntungan dari situ.

"Di satu sisi impor meskipun naik secara mtm, namun mengalami kontraksi secara yoy yang disebabkan oleh menurunnya impor bahan baku dan penolong," katanya.

( Baca juga:Lagi-lagi Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta yang Kerap Menuai Kontroversi )

Jadi secara umum, peningkatan ekspor lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi global yang membaik di akhir tahun. "Kita hanya berharap kondisi global terus membaik, terutama ekonomi AS dan China," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved