Soal Merger Gojek-Tokped, Ekonom UI Sebut Momentumnya Tepat

Jum'at, 15 Januari 2021 - 20:42 WIB
loading...
Soal Merger Gojek-Tokped,...
Rencana merger dua perusahaan startup paling bernilai di Indonesia, Gojek dan Tokopedia, terjadi pada momentum yang tepat. Apa pasalnya.. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana merger dua perusahaan startup paling bernilai di Indonesia, Gojek dan Tokopedia , terjadi pada momentum yang tepat. Pasalnya, di saat pandemi COVID-19 ini semakin banyak UMKM yang bisnisnya bergantung pada ekosistem digital yang kuat seperti yang dimiliki oleh Gojek dan Tokopedia.

Baca Juga: Ekonom Beberkan Sejumlah Motif di Balik Merger Gojek dan Tokopedia

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal menilai bahwa merger kedua perusahaan berbasis digital tersebut diharapkan bisa menciptakan digital hub yang tidak hanya akan mendukung keberlangsungan bisnis UMKM, namun juga bisa mengangkat UMKM ke level selanjutnya.

“Efeknya (merger Gojek dan Tokopedia) sangat positif dan momentumnya juga tepat. Dengan peluang yang timbul di masa pandemi ini, di mana semakin banyak UMKM yang mengubah strateginya menjadi 'go digital’, saya rasa merger kedua perusahaan akan mampu mengoptimalkan momentum itu,” katanya di Jakarta.

Fithra mengungkapkan, kondisi pandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang, terutama bagi UMKM. Namun ketika mereka bergabung ke platform digital seperti yang dikelola Gojek ataupun Tokopedia, para UMKM ini bisa mengalami kenaikan transaksi sampai ratusan persen.

Kemampuan Gojek dan Tokopedia untuk mendorong bisnis UMKM untuk ‘go digital’ bisa dilihat dari pertambahan jumlah pelaku usaha kecil yang bergabung dalam ekosistemnya. Di Gojek jumlah UMKM selama masa pandemi bertambah lebih dari 600 ribu mitra. Sementara mitra Tokopedia juga melonjak lebih dari 3 juta menjadi sekitar 10 juta.

"Beralihnya perilaku konsumen ke layanan dan transaksi digital mendorong pelaku usaha untuk juga pindah ke ekosistem digital demi mendapatkan pasar. Itu sebabnya terjadi kenaikan jumlah UMKM dan transaksi di Gojek ataupun Tokopedia selama masa pandemi," jelasnya.

Ke depannya, jutaan UMKM di platform Tokopedia dapat memanfaatkan infrastruktur logistik yang telah dikembangan Gojek untuk mengirimkan barang dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini akan mendorong pertumbuhan bisnis UMKM sekaligus meningkatkan kenyamanan konsumen.

Selain merchant UMKM, Fithra melanjutkan, merger Gojek dan Tokopedia berpotensi akan semakin menguntungkan konsumen. Fithra memperhitungkan bila bersatunya dua startup itu akan meningkatkan skala ekonominya. Dengan skala ekonomi yang semakin besar, maka keduanya akan bisa beroperasi dengan lebih efisien, sehingga ‘cost per output’ dan ‘cost per production’ akan menjadi rendah. Kondisi itu akan menguntungkan user-nya, yaitu konsumen dan merchant UMKM yang bergabung di platform itu.

Menurutnya pelaku bisnis digital seperti Gojek dan Tokopedia sudah memiliki strategi yang matang. Masing-masing menjaga prospek bisnisnya dengan melakukan diversifikasi bisnis menuju super-apps dengan tidak hanya berpijak pada satu lini bisnis saja. Gojek yang awalnya bergerak di sektor transportasi, kini justru kuat karena layanan fintech-nya, dan begitupun Tokopedia yang berhasil memperluas lini bisnisnya secara horizontal.

"Merger ini mempertemukan mereka di satu titik, di mana mereka pada akhirnya merasa saling membutuhkan satu sama lain untuk mengoptimalkan peluang selama dan sesudah pandemi,” imbuh dia.

Baca Juga: Menanti Merger Gojek dan Tokopedia

Fithra bahkan juga meyakini jika merger Gojek dan Tokopedia ini akan memicu efek “bandwagon”, di mana akan banyak pelaku bisnis digital yang lainnya yang juga terinspirasi untuk mengambil strategi serupa karena menilai potensi bisnis yang bisa dicapai setelahnya.

“Pandemi ini mempercepat ‘the future of economic’. Kondisi ini harusnya dihadapi 5-10 tahun ke depan, tapi karena kesulitan yang muncul, situasi terjadi lebih cepat. Kita akan melihat akan ada peningkatan kekuatan dan kapasitas ekonomi menjadi lebih signifikan,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belanja Akhir Pekan...
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100.000 di Tokopedia
Dapatkan Promo dan Diskon...
Dapatkan Promo dan Diskon Menarik Hanya di Mega Sale 12.12 BRI X Tokopedia
Festival Beli Lokal...
Festival Beli Lokal 2024 Hadir Lagi, Serbu Brand Ini Pakai Diskon BRI
Diskon hingga 30 Persen,...
Diskon hingga 30 Persen, BRI Ajak Pengguna Belanja di Festival Beli Lokal 2024
Dorong Pembayaran Non...
Dorong Pembayaran Non Tunai, Bank DKI dan Tokopedia Dukung Visi Jakarta Kota Global
Soal Rasionalisasi SDM...
Soal Rasionalisasi SDM TikTok-Tokopedia, Begini Pandangan Apindo
Kolaborasi Tokopedia,...
Kolaborasi Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Daya Saing UMKM Balikpapan
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Tokopedia & TikTok Shop...
Tokopedia & TikTok Shop Latih UMKM Perempuan soal HKI di Hari Kartini
Rekomendasi
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Berita Terkini
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved