Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Terus Ikuti Pelatihan dan Pendidikan
Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Dedi Nursyamsi juga menyatakan dukungan penuh pada program unit kerja eselon satu Kementan, utamanya program lumbung pangan baru (food estate). “Kami support dengan membangun korporasi petani. Kita sudah bangun sebanyak delapan unit badan usaha milik petani atau BUMP di Kalimantan,” katanya.
(Baca juga:Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian)
Antusiasme petani dan penyuluh diapresiasi Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah didampingi Kapusluh Leli Nuryati. Kepada Saiman dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pringsewu di Provinsi Lampung, Siti Munifah memintanya menyampaikan pada Kepala Distan Pringsewu untuk berkirim surat pada Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung yang ditembuskan pada Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Bustanul Arifin Caya.
Begitu pula Muslihin, Koordinator BPP Lambanapu di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disarankan Siti Munifah berkirim surat atas nama Kepala Distan Sumba Timur kepada Balai Besar Penyuluhan Pertanian (BBPP) Kupang untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi peternak Sumba Timur.
(Baca juga:Kementan Dorong Sertifikasi Calon ASN PPPK Penyuluh Pertanian)
“Jelaskan di suratnya, apa kebutuhannya. Pelatihan atau Bimtek atau tematik. Terima kasih pada penyuluh atas info-info ini, karena kami di pusat tidak bisa menerka-nerka apa kebutuhan daerah. Inilah manfaat komunikasi dan koordinasi berbasis daring,” kata Siti Munifah.
Kapusluh Leli Nuryati memastikan BPP Pemangkat di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat dan BPP Lambanapu di NTT akan mendapatkan sarana dan prasarana teknologi informasi (Sarpras IT) pada 2021 karena telah dialokasikan oleh Kementan tahun ini. Begitu pula BPP lain segera mendapat Sarpras IT tahun ini.
(Baca juga:Mengasah Ujung Tombak, Penyuluh Pertanian di Sulteng Dapat Penyegaran)
(Baca juga:Kementan Optimalkan Fungsi Penyuluh Pertanian)
Antusiasme petani dan penyuluh diapresiasi Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah didampingi Kapusluh Leli Nuryati. Kepada Saiman dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pringsewu di Provinsi Lampung, Siti Munifah memintanya menyampaikan pada Kepala Distan Pringsewu untuk berkirim surat pada Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung yang ditembuskan pada Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Bustanul Arifin Caya.
Begitu pula Muslihin, Koordinator BPP Lambanapu di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disarankan Siti Munifah berkirim surat atas nama Kepala Distan Sumba Timur kepada Balai Besar Penyuluhan Pertanian (BBPP) Kupang untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi peternak Sumba Timur.
(Baca juga:Kementan Dorong Sertifikasi Calon ASN PPPK Penyuluh Pertanian)
“Jelaskan di suratnya, apa kebutuhannya. Pelatihan atau Bimtek atau tematik. Terima kasih pada penyuluh atas info-info ini, karena kami di pusat tidak bisa menerka-nerka apa kebutuhan daerah. Inilah manfaat komunikasi dan koordinasi berbasis daring,” kata Siti Munifah.
Kapusluh Leli Nuryati memastikan BPP Pemangkat di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat dan BPP Lambanapu di NTT akan mendapatkan sarana dan prasarana teknologi informasi (Sarpras IT) pada 2021 karena telah dialokasikan oleh Kementan tahun ini. Begitu pula BPP lain segera mendapat Sarpras IT tahun ini.
(Baca juga:Mengasah Ujung Tombak, Penyuluh Pertanian di Sulteng Dapat Penyegaran)
Lihat Juga :