Ekonom : Tren Defisit Neraca Dagang Akan Berlanjut Hingga Lebaran
Jum'at, 15 Mei 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, yang dikhawatirkan adalah sektor padat karya seperti minyak sawit mentah (CPO) dan pakaian jadi, dimana keduanya melorot USD156,7 juta dan -USD136,2 jut. Hal ini bisa berimbas ke pengangguran massal yang semakin dalam pasca lebaran.
"Di sisi lain, impor jelang ramadan justru menunjukkan kontraksi, dimana impor barang konsumsi turun 4,03% menunjukkan daya beli masyarakat yang tertekan dan prilaku kelas menengah atas menghemat belanja," katanya.
Selain itu, lanjut dia, impor bahan baku penolong turun 9% dibanding bulan sebelumnya sesuai dengan perkiraan manufaktur yang kurangi ekspansi.
"Ini menjadi warning bagi Pemerintah agar mendorong stimulus ekspor secara besar-besaran dan mencegah terjadinya PHK massal," pungkasnya.
"Di sisi lain, impor jelang ramadan justru menunjukkan kontraksi, dimana impor barang konsumsi turun 4,03% menunjukkan daya beli masyarakat yang tertekan dan prilaku kelas menengah atas menghemat belanja," katanya.
Selain itu, lanjut dia, impor bahan baku penolong turun 9% dibanding bulan sebelumnya sesuai dengan perkiraan manufaktur yang kurangi ekspansi.
"Ini menjadi warning bagi Pemerintah agar mendorong stimulus ekspor secara besar-besaran dan mencegah terjadinya PHK massal," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :