ASDP Tutup Sementara Pelabuhan Mamuju Pasca Gempa
Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:31 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menutup sementara operasional Pelabuhan Mamuju, Sulawesi Barat menyusul bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 6,2 SR yang terjadi di wilayah Majene pada Jumat (15/1) pukul 02.28 WITA dini hari.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, saat ini ASDP menutup sementara operasional Pelabuhan Mamuju, sampai kondisi kembali normal.
"Laporan dari lokasi, akses komunikasi dan jaringan listrik masih terputus total. Adapun akses jalan dan jembatan menuju ke Pelabuhan juga terputus," ujar Shelvy di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).
(Baca juga: 528 Gardu Listrik Terdampak Gempa Mamuju dan Majene Kembali Menyala )
Dilaporkan, untuk kondisi di Pelabuhan Mamuju mengalami kerusakan di sejumlah titik, diantaranya pada area parkir dan akses ke trestle mengalami keretakan namun tidak mengakibatkan kerusakan fatal sehingga masih bisa dilewati kendaraan.
"Kami akan memastikan lagi kondisi dermaga apung (moveable bridge), dan talud sisi laut apakah berubah posisinya atau mengalami keretakan yang dapat berdampak longsoran. Selain itu, kondisi ruang tunggu penumpang dan kantor juga akan dipastikan dulu keamanannya terutama bagian atap, struktur dinding dan lainnya yang berdampak pada keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengguna jasa," tutur Shelvy.
Adapun di Pelabuhan Mamuju hanya beroperasi KMP Laskar Pelangi milik PT Jembatan Nusantara yang melayani lintas Kariangau (Balikpapan)-Mamuju.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, saat ini ASDP menutup sementara operasional Pelabuhan Mamuju, sampai kondisi kembali normal.
"Laporan dari lokasi, akses komunikasi dan jaringan listrik masih terputus total. Adapun akses jalan dan jembatan menuju ke Pelabuhan juga terputus," ujar Shelvy di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).
(Baca juga: 528 Gardu Listrik Terdampak Gempa Mamuju dan Majene Kembali Menyala )
Dilaporkan, untuk kondisi di Pelabuhan Mamuju mengalami kerusakan di sejumlah titik, diantaranya pada area parkir dan akses ke trestle mengalami keretakan namun tidak mengakibatkan kerusakan fatal sehingga masih bisa dilewati kendaraan.
"Kami akan memastikan lagi kondisi dermaga apung (moveable bridge), dan talud sisi laut apakah berubah posisinya atau mengalami keretakan yang dapat berdampak longsoran. Selain itu, kondisi ruang tunggu penumpang dan kantor juga akan dipastikan dulu keamanannya terutama bagian atap, struktur dinding dan lainnya yang berdampak pada keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengguna jasa," tutur Shelvy.
Adapun di Pelabuhan Mamuju hanya beroperasi KMP Laskar Pelangi milik PT Jembatan Nusantara yang melayani lintas Kariangau (Balikpapan)-Mamuju.
Lihat Juga :