Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp21 Triliun untuk Kebutuhan Uang Lebaran

Jum'at, 15 Mei 2020 - 16:38 WIB
loading...
Bank Indonesia Jabar...
Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Herawanto. Foto/Dok.
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Barat menyiapkan kebutuhan uang tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2020 sebesar Rp21 triliun. Kebutuhan uang tersebut diperkirakan tetap terserap, kendati masyarakat saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Kepala BI Jabar Herawanto mengatakan, kendati kebutuhan uang cukup tinggi mencapai Rp21 triliun, namun angka itu turun 11,2% dibanding periode tahun lalu yang mencapai Rp24,39 triliun.

"Jumlah Rp21 triliun tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadhan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19, termasuk pelaksanaan PSBB," kata dia di Bandung, Jumat (15/5/2020).

Dia memperkirakan, kebutuhan uang tunai tertinggi pada periode Ramadhan dan ldul Fitri tahun ini terjadi di wilayah Jabar (diluar Bogor, Depok dan Bekasi) sebesar Rp14,90 triliun. Diikuti oleh Priangan Timur sebesar Rp2,72 triliun. Serta Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan sebesar Rp4,04 triliun.

Dari sisi permintaan, pada Ramadhan 2020, permintaan uang diperkirakan sebesar Rp14,90 triliun atau meningkat 9,6% dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya. Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, mempertimbangkan kondisi pandemi dan sebagai upaya memitigasi penyebaran Covid-19, layanan kas keliling ditiadakan.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved