Pakai Lion Parcel, Ongkir se-Jawa Turun hingga 40%

Senin, 18 Januari 2021 - 17:44 WIB
loading...
Pakai Lion Parcel, Ongkir...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lion Parcel (PT. Lion Express) optimistis bakal mencatatkan pertumbuhan positif di sektor logistik terutama di Pulau Jawa setelah sebelumnya tumbuh pesat lewat layanan pengiriman di luar Jawa. Pada 2021 Lion Parcel akan fokus memaksimalkan potensi pengiriman logistik di Pulau Jawa.

Direktur Utama Lion Parcel Farian Kirana mengatakan salah satu strategi yaitu dengan menurunkan harga layanan REGPACK se-Pulau Jawa hingga 40% sehingga lebih terjangkau dibandingkan layanan reguler lainnya di pasaran. Selain itu, Lion Parcel juga memperkuat komitmennya untuk memaksimalkan pasar pengiriman di Pulau Jawa dengan melakukan penambahan armada transportasi darat hingga 22%.

Baca Juga: Jokowi Ingin Gaji Guru PPPK Setara PNS, Kemenkeu: Cek Dulu APBN Kita

Penambahan armada transportasi darat tersebut merupakan tindak lanjut dari Lion Parcel untuk terus menghadirkan layanan pengiriman yang dapat diandalkan ke seluruh wilayah guna terus menjadi jembatan perekonomian di Indonesia. Lebih lanjut, fokus Lion Parcel untuk menggarap potensi industri logistik di Pulau Jawa juga dilakukan mengingat pengiriman lewat layanan pengiriman antar wilayah di Pulau Jawa masih menyumbang market share terbesar di pasar logistik mencapai 59% dengan kegiatan ekonomi Indonesia saat ini masih terpusat di Pulau Jawa.

"Salah satu target Lion Parcel di 2021 adalah memaksimalkan potensi di Pulau Jawa melalui layanan pengiriman yang cepat dan ekonomis. Apalagi, layanan pengiriman logistik masih banyak diminati seiring besarnya porsi pengiriman antar wilayah di dalam Pulau Jawa," kata dia melalui keterangan resminya, di Jakarta, Senin (18/1/2020).

Dia mengatakan layanan Lion Parcel REGPACK se-Pulau Jawa menjawab kebutuhan masyarakat akan alternatif pengiriman antar kota di Pulau Jawa dengan harga yang terjangkau. Kini, layanan REGPACK se-Pulau Jawa dapat dinikmati secara lebih ekonomis hingga 40% dengan kualitas pengiriman yang tetap terjaga, menggunakan sistem network pengiriman dan kurir yang terintegrasi sehingga diharapkan dapat memaksimalkan penetrasi Lion Parcel di Pulau Jawa.

Saat ini, layanan REGPACK se-Pulau Jawa fokus melayani permintaan pengiriman ke rute-rute yang sebelumnya tidak bisa dijangkau oleh moda transportasi udara, dengan memanfaatkan moda transportasi darat. Selain menggunakan sistem network pengiriman dan kurir yang terintegrasi, Lion Parcel bekerjasama dengan Kereta Api Logistik (KALOG) untuk menjangkau wilayah-wilayah pengiriman yang lebih luas di Pulau Jawa.

"Dengan demikian, diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah-wilayah pulau Jawa yang tidak dapat dijangkau oleh armada pesawat namun dengan efisiensi dan ketepatan waktu yang sama baiknya," kata dia.

Baca Juga: Gokil! Demi Gratis Ongkir Amazon Borong Pesawat Boeing

Berdasarkan laporan Lion Parcel tahun lalu mencatatkan kenaikan volume pengiriman melalui layanan REGPACK hingga 40% dibandingkan tahun 2019 dengan mayoritas barang yang didistribusikan menggunakan layanan REGPACK berupa item fashion seperti pakaian, aksesoris, dan lainnya. Melalui pengiriman REGPACK juga diharapkan semakin mudah menjangkau masyarakat, bisnis dan UMKM yang menggunakan jasa pengiriman Lion Parcel dengan harga yang lebih ekonomis.

"Hadirnya harga lebih ekonomis dari layanan REGPACK se-Pulau Jawa ini menandai komitmen Lion Parcel dalam menggarap potensi pengiriman logistik di Pulau Jawa. Kami berharap dengan hadirnya REGPACK se-Pulau Jawa dengan harga setara rate reguler ini, kami dapat menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan layanan pengiriman yang lebih ekonomis dan terpercaya untuk masyarakat," tutup Farian.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Jasa Pengiriman Ini...
Jasa Pengiriman Ini Tawarkan Solusi Ramainya Orderan Bulan Ramadan
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved