Kementan Ajak Penyuluh Bangkitkan Semangat Petani Atasi Dampak Bencana
Rabu, 20 Januari 2021 - 02:04 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi (kanan) didampingi Koordinator Substansi Evaluasi dan Pelaporan (Evalap) BPPSDMP Septalina Pradini pada acara video conference Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras) di Jakarta, Selasa (19/1/2021). (Foto: Dok. Pusluhtan)
A
A
A
JAKARTA - Penyuluh pertanian di provinsi dan kabupaten/kota yang terdampak bencana alam diharapkan tetap membangkitkan semangat petani mengatasi dampak banjir, gempa bumi dan tanah longsor.
“Caranya? Identifikasi lahan pertanian yang terdampak bencana, sebagai langkah awal untuk membangun kembali pertanian setelah dilanda bencana alam,” kata Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi pada video conference (Vcon) Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras) di Jakarta, Selasa (19/1/2021).
(Baca juga:Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Terus Ikuti Pelatihan dan Pendidikan)
Seruan tersebut, kata Dedi Nursyamsi, dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat merespon bencana banjir yang melanda sejumlah provinsi, utamanya Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
“Semua sektor kehidupan terganggu akibat bencana alam, tak terkecuali sektor pertanian, maka pertanian harus segera bangkit, karena kita harus menyediakan pangan bagi seluruh rakyat,” kata Mentan Syahrul.
“Caranya? Identifikasi lahan pertanian yang terdampak bencana, sebagai langkah awal untuk membangun kembali pertanian setelah dilanda bencana alam,” kata Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi pada video conference (Vcon) Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras) di Jakarta, Selasa (19/1/2021).
(Baca juga:Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Terus Ikuti Pelatihan dan Pendidikan)
Seruan tersebut, kata Dedi Nursyamsi, dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat merespon bencana banjir yang melanda sejumlah provinsi, utamanya Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
“Semua sektor kehidupan terganggu akibat bencana alam, tak terkecuali sektor pertanian, maka pertanian harus segera bangkit, karena kita harus menyediakan pangan bagi seluruh rakyat,” kata Mentan Syahrul.
Lihat Juga :